Di sekolah tempat popularitas adalah segalanya, Jeno dikenal sebagai sosok yang nyaris sempurna, dingin, sulit didekati, dan selalu terlihat tahu apa yang ia lakukan. Kecuali satu hal, mengungkapkan perasaan.
Saat akhirnya ia memutuskan untuk mendekati seseorang, Jeno melakukan hal yang tak terduga, ia meminta bantuan Mark, murid "tak terlihat" yang diam-diam menjalankan jasa menulis surat cinta untuk orang lain.
Satu surat berubah menjadi kebiasaan. Dan tanpa Jeno sadari... setiap kata yang ia kirim bukanlah miliknya.
Masalahnya? Semua isi surat itu adalah perasaan Mark yang sebenarnya.
Tentang rindu yang tak pernah terucap.
Tentang perhatian kecil yang selalu hadir diam-diam.
Tentang cinta... yang bukan untuk orang yang membaca surat itu.
Semakin sering mereka bertemu untuk "konsultasi", semakin Jeno merasa nyaman bukan dengan orang yang ia kejar, melainkan dengan seseorang yang selalu ada di sampingnya.
Hingga suatu hari, satu kesadaran mulai mengusiknya... Orang yang menerima suratnya... tak pernah benar-benar mengerti dirinya.
Berbeda dengan Mark.
Yang selalu tahu harus berkata apa.
Yang selalu mengerti, bahkan tanpa perlu dijelaskan.
Dan ketika kebenaran perlahan terungkap, saat semua kebohongan mulai runtuh...
Jeno harus memilih, tetap mengejar seseorang yang hanya mengenal kata-kata indah... atau menghadapi kenyataan bahwa ia mungkin telah jatuh cinta pada orang yang menuliskannya.
All Rights Reserved