TTM dengan segala gebrakan nya

TTM dengan segala gebrakan nya

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureComplete Wed, May 27, 2026
kalo mau baca silahkan, kalo nggak ya udah skip aja gebrakan? yang jelas kerusuhan, jail, ngeselin, banyak protes, manja, bayik, bocil, jangan lupa sama si polos Thorn, dia hanya mengikuti jejak sang kakak non akhlak nya itu kata kata kasar bahasa non baku Kegajean elemental and author Karena di real life aja author udah gj banget, jadi mohon maap yah... Penjelasan sangat sulit untuk di mengerti jadi.. di pahami aja lah i ngomong apa ' Semua gambar dari pintres Boboiboy hanya milik Monsta ' think: 22 March 2026 start: 27 mei 2026 finish: ??
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • S Di Antara Dua N
  • NEALINE : Blood and Ice Cream
  • Sebiru Langit
  • Putri Mafia Yang Diremehkan
  • SWITCH
  • Force to Marry the Devil
  • INTERLUDE WIFE [ ISTRI SELINGAN ]
  • The Character Who Was Meant to Die
  • Help, I'm a Zombie!
  • Heir Without Blood

Dunia menyambut Navaro Azael Aryan dengan tangis haru dan sorak sorai. Lima menit kemudian, Nazino Azel Arian lahir, melengkapi kebahagiaan yang sudah meluap. Namun, takdir rupanya masih menyimpan kejutan di balik tirai. Lima belas menit berlalu, saat ruang persalinan hampir tenang, kontraksi hebat kembali datang. Lahir lah si bungsu, Savero Aziel Arthan. Alih-alih sorak sorai, keheningan yang canggung justru menyelimuti ruangan. Tatapan kedua orang tua mereka bukan lagi binar bahagia, melainkan keterkejutan yang sulit diartikan. Maklum saja, selama sembilan bulan pemeriksaan USG, dokter hanya menyatakan ada dua janin. Savero kecil rupanya sangat pandai bersembunyi di balik punggung kedua kakaknya, seolah ia memang sudah terbiasa mengalah sejak dalam kandungan. Perbedaan itu dimulai sejak detik pertama mereka menghirup udara dunia. Saat ketiganya menangis bersahutan, sang ibu langsung meminta suster membawakan Nazino ke pelukannya, sementara sang ayah sibuk menenangkan Navaro yang tampak gelisah. Lalu, bagaimana dengan Savero? Ia hanya menangis di dalam boks bayi, ditenangkan oleh usapan sarung tangan karet seorang suster yang merasa iba. Sejak saat itu, garis pembatas itu nyata adanya. Perbedaan itu bukan sekadar ketidaksengajaan, melainkan menjadi identitas yang melekat. Lihat saja namanya. Kedua kakaknya kompak menggunakan inisial N, sementara ia terlempar jauh ke abjad S. Kebiasaan dibedakan selama belasan tahun membentuk mental Savero menjadi baja. Ia bukan tipe remaja yang akan mengurung diri di kamar dan menangis hanya karena tidak dibelikan baju yang sama dengan kakak-kakaknya. Justru, Savero membangun dunianya sendiri dengan prinsip Anti Mainstream. Start : 8/3/2026 End : - Sampul by Ai

More details
WpActionLinkContent Guidelines