KAILUNEA

KAILUNEA

  • WpView
    Membaca 973
  • WpVote
    Vote 817
  • WpPart
    Bab 13
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Apr 4, 2026
⚠️ FOLLOW AKUN INI SEBELUM MEMBACA ⚠️ Nulisnya pakai hati, jangan dicolong buat konten sendiri! Plagiat? Duh, nggak banget deh. Yuk, jadi pembaca keren yang menghargai karya asli. Yang hobi copy-paste, mending minggir dulu ya! -cheilla *** "Di SMA Garuda Kencana, otak adalah senjata, tapi perlindungan adalah segalanya. Lunea menjual kecerdasannya pada sang penguasa sekolah demi bertahan hidup, tanpa tahu bahwa harganya adalah seluruh hatinya." Lunea Stephanie Ardhana adalah bidadari yang tumbuh di lumpur. Di sekolah, ia adalah target perundungan si Ratu Lebah, Felicia. Di rumah, ia harus menyembunyikan memar dan memanggil ibu kandungnya "Kakak" demi menjaga "pasaran" sang ibu. Lelah terus diinjak, Lunea melakukan langkah nekat: Memanjat tembok parkiran VIP dan menantang Kairos Galen Vercelli, pemimpin Vandergrift yang sedingin es. "Gue kasih otak gue buat kelulusan lo, dan lo kasih perlindungan lo buat gue." Kesepakatan itu membawa Lunea masuk ke pusaran dunia Vandergrift yang penuh deru mesin dan pengkhianatan. Namun, di antara rumus Diferensial dan strategi politik sekolah, Lunea menyadari satu hal: Jatuh cinta pada pelindungnya adalah variabel paling berbahaya yang tidak pernah ia perhitungkan. Sebuah cerita tentang bertahan hidup, luka masa lalu, dan aroma manis toko kue Kailunea yang menjadi saksi bisu sebuah akhir yang tak terduga. start: Senin, 23 Maret 2026. finish: (?) Cover by: pinterest+canva
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#255
teenfiction
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Evanescent
  • Tentang kita
  • 𝐖𝐑𝐈𝐓𝐓𝐄𝐍 𝐁𝐘 𝐀𝐍𝐎𝐓𝐇𝐄𝐑 𝐀𝐔𝐓𝐇𝐎𝐑 ( 𝑂𝑛𝑔𝑜𝑖𝑛𝑔 )
  • Will Be?
  • Matahari dan Badai dalam Satu Nama
  • 𝐄𝐘𝐄𝐒 𝐍𝐄𝐕𝐄𝐑 𝐋𝐈𝐄
  • Cold, Not Heartless
  • Home Was Martatila
  • Luminous: A Swindler (HIATUS)
  • The Lost Flower

Semuanya berlalu begitu cepat. Dekapan Ibu, gendongan Ayah, lelucon Kakak, serentak sirna dalam satu kedipan mata. Tak ada lagi Ibu yang mendekapku tatkala aku bermimpi buruk, tak ada lagi Ayah yang menggendongku kala aku terjatuh, tak ada lagi Kakak yang menghibur ketika aku sedih. Semuanya lenyap, lebur dalam sekejap.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan