Berbincang Tanpa Suara

Berbincang Tanpa Suara

  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 4, 2026
Beberapa perkara hidup memang tidak diajarkan di sekolah, contohnya masalah ingatanku yang tak kunjung henti terngiang akan dirimu. Aku percaya diri saat tampil di hadapan khalayak ramai. Tapi gemetar saat bertatap muka dengamu. Ya... kau adalah gangguan yang merasuk namun tidak ingin kuperbaiki. Bermodal ungkapan cinta dan rasa suka satu sama lain aku mulai bicara padamu melalui syair, sedangkan kau membalasnya dengan kelugasan yang salah kupahami, sampai waktu berlalu, dan semuanya berubah. Kita pun menjadi orang yang tenggelam dengan versi kita masing-masing. Berbincang Tanpa Suara adalah prosa picisan tentang kita - dua insan yang bercengkrama dengan bahasa yang sama, meski jiwa kita menggunakan kamus yang berbeda
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Last Yes!
  • Almost Married (END)
  • Nala dan Mas Juragan
  • The Villain Mother
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • I Won't Be the Tragic Fiancée
  • De Andere Weg (END)
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • SASMITA CANDALA (21+)
  • Chasing Sanara

Dua orang yang menyerah dengan urusan jodoh memutuskan untuk berhenti mencari sendiri. Layla (F29) selama ini merasa menjadi "FUN GIRLFRIEND" dan tidak menjadi pilihan untuk dipinang. Jiwa (M31) terlalu sibuk di proyek pipeline di tengah hutan dan ingin cepat menikah karena suatu alasan. Satu kalimat ceplas-ceplos dari tante mereka mengubah pertemuan biasa menjadi awal yang tak terduga. Kadang, saat hati sedang lelah, semesta justru mempertemukan dengan seseorang yang tak direncanakan. Cover by: Narra

More details
WpActionLinkContent Guidelines