ONDAH FAMILY

ONDAH FAMILY

  • WpView
    Reads 10,274
  • WpVote
    Votes 878
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 31, 2026
​"Punya sepuluh anak itu berkah, tapi punya satu suami kayak Mas Oniel itu ujian kesabaran tingkat dewa." - Indah. ​Di sebuah rumah mewah dua lantai yang lebih mirip diler otomotif daripada hunian, hiduplah keluarga Corniello Frandi Argantara (Oniel). Sebagai pengusaha material dan bengkel sukses dengan ratusan karyawan, Oniel adalah definisi pria bertanggung jawab, romantis, namun punya selera humor yang terkadang "di luar nalar". ​Bersama istrinya, Indah, wanita lembut yang kesabarannya seluas samudera, mereka membesarkan sepuluh anak dengan kepribadian yang ajaib: ​Dari si sulung Lulu yang calon dokter tapi kadang ketularan lawak. ​Si kembar tiga Triple L (Icel, Acel, Aldo) yang sibuk dengan dunia seni, mode, dan hitung-hitungan ekonomi. ​Duo teknik Ollan & Floran yang hobi modifikasi apa saja (termasuk pengering rambut adiknya). ​Si centil Maca & Atin yang kamar mandinya lebih mirip salon kecantikan. ​Hingga si pemain basket Oline dan si bungsu manja Ribi. ​Cerita ini akan membawa kamu mengintip keseharian keluarga besar yang jauh dari kata tenang. Mulai dari drama rebutan kunci motor, perang dingin di meja makan, hingga rayuan-rayuan maut Oniel yang sering bikin Indah geleng-geleng kepala. ​Selamat datang di Distrik Argantara! Tempat di mana cinta sekokoh semen, tapi tawa serenyah kerupuk kaleng.
All Rights Reserved
#110
ribkajkt48
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Imam Untuk Sang Panglima | Ondah jkt48
  • THE CEO'S SWEET DISTRACTION
  • CEO & GADIS SMA?
  • The King's Silent Contract | Ondah jkt48
  • {life goes on}
  • Mahar Salah Alamat | Ondah jkt48
  • Sarden Family
  • Djokdjakarta, 1999 (Ondah)
  • Teman Tapi Menikah
  • MASIH KAH DIA? ATAU SUDAH AKU?

"Gadis seperti dia tidak akan tahan satu jam di duniaku," desis Daniel sinis. Indah akhirnya mengangkat wajah, menatap langsung ke mata elang Daniel untuk pertama kalinya. "Saya tidak perlu masuk ke dunia Kakak untuk menemani Kakak. Saya hanya perlu memastikan Kakak tahu jalan pulang."

More details
WpActionLinkContent Guidelines