ASCENT VOL.2 - AOT FF

ASCENT VOL.2 - AOT FF

Season 2 of 2
  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 29, 2026
VOLUME 2 - On Going Author fanfic: Aure Dwin Mangaka: Hajime Isayama Manga: Attack on Titan/Shingeki no Kyojin - Jika Rothilde telaah kembali, kedatangan ke dunia ini pasti memiliki maksud lain. Hidup dan pikirannya entah kenapa selalu berlarut-larut pada 'cerita', seolah dia memiliki kesadaran lain yang disembunyikan darinya maupun rekan-rekannya. Hidup sebagai putri tunggal dari keluarga Caramel membuatnya mewarisi ilmu serta praktik yang lebih baik dari kebanyakan teman-temannya di Distrik Shiganshina. Dengan kecerdasannya, Rothilde menjadi sering dimintai pendapat oleh orang-orang dewasa di usianya yang dua kali lipat lebih muda dari mereka. Bersama rekan-rekan seperjuangan untuk masa depan, mereka menjadi warna dari hidupnya yang mulai kelam sejak kejadian serangan Titan, yang menjadi ketakutan terbesar umat manusia. Dari waktu ke waktu, ukiran ingatan itu mulai terbentuk kembali, sampai akhirnya utuh dan Rothilde Caramel akhirnya mengerti alasan dia 'datang' ke dunia ini.
All Rights Reserved
#104
originalcharacter
WpChevronRight
Series

ASCENT SERIES

  • ASCENT VOL.1- AOT FF
    Season 1
    6 parts
  • Season 2
    3 parts
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JEEVANA
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine
  • Given || Ju Jihoon
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • The King & The Doctor
  • I Want to Live [END]
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • Second
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • NIGHT NOISES || Romance Horror [SEGERA TERBIT]
JEEVANA

"Gue terpaksa nikah sama lo, demi bayi yang ada di perut lo." Kata-kata itu jatuh seperti pisau yang menancap tepat di hati Kiana Alisha. Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia, kini hanya terasa seperti hukuman. Ia tidak diinginkan. Bukan sebagai istri, bukan sebagai seseorang yang layak dicintai. Pria di hadapannya, sosok yang dingin dan kasar, menikahinya bukan karena cinta-hanya karena tanggung jawab, Tatapan matanya tajam, seolah berkata bahwa semua ini hanya sementara. Bahwa setelah bayi itu lahir, segalanya akan berakhir semuanya. Namun, takdir selalu punya cara untuk mempermainkan hati manusia. Dalam kebencian, mungkin terselip perasaan yang tak terduga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines