Ice Cream Stand Diaries
"Di antara dinginnya es krim dan teriknya matahari musim panas, ada rahasia yang mencair di balik lembaran buku diary."
Nalashera Lavanya punya rencana hidup yang sempurna. Baginya, musim panas kali ini bukan untuk bersenang-senang, melainkan untuk bekerja keras demi satu tiket menuju masa depannya di Jakarta. Satu-satunya penghalang di depan matanya hanya satu: Javier Samudra.
Javier adalah definisi dari ketidakefisienan. Dia santai, ceroboh, dan selalu menganggap hidup adalah lelucon besar. Ketika mereka dipaksa menjaga stan es krim sekolah bersama, Nala yakin ini akan menjadi bencana terbesar dalam sejarah SMA Nebula.
Namun, sebuah peraturan dari guru pembina mengubah segalanya. Mereka diwajibkan mengisi "Diary Stand" sebuah buku laporan formal yang awalnya hanya berisi keluhan dan angka penjualan. Lewat goresan tinta yang awalnya sinis, Nala mulai menemukan luka yang Javier sembunyikan di balik tawa jahilnya. Dan Javier, perlahan meruntuhkan tembok kaku yang Nala bangun untuk melindungi dirinya sendiri.
Ketika es krim mulai manis dan tawa mulai tulus, sebuah kebenaran pahit datang menghantam. Di hari terakhir festival, Nala baru menyadari bahwa musim panas ini memiliki batas kedaluwarsa yang lebih menyakitkan daripada yang ia bayangkan.
Apakah ambisi Nala akan menang, ataukah ia akan kehilangan satu-satunya orang yang mengajarkannya cara untuk benar-benar hidup?
Karena kadang, rasa yang paling manis justru ditemukan di saat-saat yang paling tidak terduga.