Aetheria

Aetheria

  • WpView
    Reads 297
  • WpVote
    Votes 55
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 4, 2026
Di balik megahnya kerajaan, tidak semua keluarga benar-benar utuh. Halilintar Arvandor Aetherion-putra mahkota yang dikenal dingin dan tak tersentuh-selalu berdiri paling depan, tapi juga paling jauh dari yang lain. Enam adiknya hidup di sisinya, tertawa, bertengkar, dan menjalani hari seperti biasa. Namun, entah kenapa... selalu ada jarak yang tidak pernah benar-benar hilang. Semuanya terlihat normal. Terlalu normal. Sampai suatu saat, hal-hal kecil mulai terasa berbeda. Tatapan yang berubah. Sikap yang tak biasa. Dan perasaan aneh yang sulit dijelaskan. Halilintar tahu. Kali ini, ia tidak boleh mengulang kesalahan yang sama. Tapi... bagaimana jika semuanya memang sudah ditakdirkan untuk berakhir sama?
All Rights Reserved
#583
boboiboyelemental
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LUCIDITY [Halilintar Reincarnation]
  • Obsessed
  • 𝑠𝑒𝑣𝑒𝑛 𝑒𝑙𝑒𝑚𝑒𝑛𝑡𝑎𝑙 𝑠𝑜𝑢𝑙𝑠 || 𝑒𝑙𝑒𝑚𝑒𝑛𝑡𝑎𝑙 {𝑜𝑛 𝑔𝑜𝑖𝑛𝑔}
  • Dilarang Waras Di Sini!
  • Gempa
  • Solar [Traumatic Depression | HIATUS]
  • Dharma Meidiawan [ T A M A T ]
  • Bergema Sampai Selamanya
  • Sisa Binar di Ujung Duri
  • Element Off Day

"Aku tidak ikhlas." Ketika kuasa Elektro berhasil jatuh ke tangan Kira'na, ia membutuhkan wadah yang bisa menampung kuasa itu karena pedang Satriantar sudah tiada dalam pertarungan Gurlatan. Sehingga mau tidak mau, diperlukan 'vessel' yang mampu menyalurkan kuasa Elektro. Halilintar ... adalah saudara yang ditumbalkan. Rimba memang dipercaya untuk menyelamatkan sang kakak, tapi jika taruhannya adalah dua nyawa lebih baik satu selamat. Sehingga dalam pertarungan mengenaskan itu, angka tujuh dikurangi satu. Tidak ada yang bisa menghentikan jamah perhentian dan semua akan dipaksa mengikhlaskan ... mereka semua setuju untuk ikhlas, tapi jangan sekarang. Namun, tidak ada jiwa yang bisa menggapai sisi lain jika masih ada urusan di dunia. Sehingga di momen menegangkan itu, Halilintar memilih kembali bersama Satriantar Ratna, pemilik asal kuasa Voltra yang membawa sumpah benci terhadap Retak'ka. Ratna tahu Retak'ka akan memanfaatkan kuasa Elektro untuk menghancurkan kaumnya, dan di masa kritis itu ia bersumpah untuk kembali. Hanya untuk mengetahui ternyata Retak'ka sudah dikalahkan oleh salah satu jiwa yang ia temukan sedang berkelana di alam baka ... Halilintar. Mereka sama-sama pernah menguasai Elektro, hanya saja kematian Halilintar masih hangat sementara Ratna sudah mempersiapkan reinkarnasi ini dari jauh-jauh abad. Maka dengan permintaan Halilintar, Ratna membawanya bereinkarnasi dengannya. Hanya saja ada satu kendala. "Kuberi kau nama Kiana ya, mirip nama cucuku." Halilintar bereinkarnasi dengan data sama seperti Ratna, sebagai seorang perempuan. Akibat ia tak sempat merencanakan reinkarnasinya, tapi ini lebih baik daripada bergelantung tidak jelas karena pintu alam lain tertutup akibat ada urusan duniawi yang belum selesai. Tujuan reinkarnasi Halilintar hanya satu: "Ayolah kita ikhlaskan kematian ini." Published: 2nd February 2026 Ended: 7th July 2026 Spoiler: bad ending, you have been warned!

More details
WpActionLinkContent Guidelines