Sunyi di tengah kota [ON GOING]

Sunyi di tengah kota [ON GOING]

  • WpView
    Reads 151
  • WpVote
    Votes 64
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 14, 2026
WpInfo
Fiction
Social Themes
Family Life
Growth and Self-Discovery
Grief and Bereavement
FIRST STORY 🍁 FOLLOW DULU SEBELUM BACA ⚠️‼️ Up ulang di second account karena first account kena banned pihak wp. Based on personal experience... "Bagaimana rasanya hidup di tengah kota yang bising, sementara hanya ada keheningan di tempat aku memijakkan kaki..." Kesunyian itu nyata, tak ada hal yang menyakitkan selain hidup dalam bayang-bayang trauma dan mati rasa. Kota masih tetap sama tetapi tidak dengan keadaan. Happiness is in a certain place, when it is well received. Highest rank 🔥🎖 #1 lost [6/4/2026] #1 penghinaan [2/5/2026] Start: 27 Maret 2026
All Rights Reserved
#3
penghinaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ATMA FATAMORGANA
  • The Place You Left Me (Menuz) [END]
  • MOTHER
  • GAREL ; POSESIF BROTHER
  • Unexpectedly Yours
  • Stealing My Husband
  • My Step Mom? [END] ✔️
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?!
  • Dua Langit Berbeda
  • BOUND WITHOUT LOVE (END)

"Jadilah seperti lumut: ada, tapi tidak terlihat, dan kalau bisa jangan diinjak." Itulah moto hidup Sevanja Nandhira. Sebagai mahasiswi Seni Rupa di Universitas Brahmana yang isinya anak-anak sultan, Sevan lebih memilih menjadi "Cewek Suram" yang hobi begadang demi deadline gambar daripada harus bersosialisasi. Strateginya sederhana yaitu hindari keramaian, gunakan jalur tikus, dan tetap berada di luar Radius Seratus Meter dari orang-orang populer. Terutama dari Adiaksa Ranjaya Jasvanta. Aksa adalah segalanya yang Sevan hindari karena tinggi 185, bintang Ice Hockey, salah satu mahasiswa terkenal orang terkaya di kampus yang dijuluki Vanguard, dan memiliki aura "lampu sorot" yang menyilaukan. Bagi Sevan, Aksa adalah intimidasi visual dan gangguan dalam hidupnya. Lari cepat setiap kali melihat ujung jaket hoki Aksa adalah olahraga wajib. Namun, Sevan tidak tahu satu rahasia besar. Aksa bukan sekadar cowok populer yang iseng. Aksa adalah kolektor rahasia dari karya-karya digital anonim milik Sevan yang sangat emosional. Baginya, Sevan bukan sekadar "gadis berantakan" yang hobi kabur. Sevan adalah pelukis hantu yang selama ini ia kagumi karyanya. Kini, sang Forward tim hoki itu telah mengunci targetnya. Bukan di lapangan es, melainkan di lorong-lorong sempit fakultas seni. Dimulai dari satu krat susu coklat hingga aksi kejar-kejaran absurd yang bikin heboh satu kampus, Aksa bertekad menembus zona nyaman Sevan yang sekecil kotak pensil itu. Sanggupkah Sevan mempertahankan jaraknya, atau justru ia akan terjebak dalam pesona "Beruang" yang ternyata tidak se-polos kelihatannya? ~~~ DILARANG PLAGIAT (⁠ノ⁠`⁠Д⁠'⁠)⁠ノ⁠彡⁠┻⁠━⁠┻ pernah di unpublish karena di revisi. #01 teenfiction [ 20 Maret 2026] #01 absrud [ 20 Maret 2026] #01 gambar [ 20 Maret 2026] #01 fiksi [31 Maret 2026] #02 komedi [ 20 Maret 2026]

More details
WpActionLinkContent Guidelines