Pualam
  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 17, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Suspense
Slice of Life
Small town
Siapa bilang menjadi yang terbaik itu membahagiakan? bagi ZAHSY (ZAZA) kesempurnaan adalah penjara. Dibangun dari ekspektasi tinggi orang tua dan tuntutan sekolah yang tiada habisnya, ia di pahat menjadi sosok tak tersentuh dipuncak peringkat. Namun, dibalik itu semua, ia adalah pualam yang penuh retakan. setiap nilai seratus, setiap tepuk tangan, adalah kikisan perlahan pada kewarasannya. dirumah yang berantakan dan dibawah tekanan akademis yang mencekik, ia berjuang sendirian. ia dipuji kuat, tapi faktanya ia sedang hancur karna tak punya ruamg untuk bernapas. sanggupkah ia bertahan sebelum retakan itu membuatnya benar-benarh hancur berkeping- keping ?. WARNINGGGG‼️‼️ NO PLAGIATTTTTTT!!!!
All Rights Reserved
#475
brokenhome
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Siap-siap Jadi Ibu
  • The Last Yes!
  • Sweetly Tied
  • (Not) BELONG TO YOU
  • Out of Reach (Selesai)
  • Círculo del Destino
  • Night Calls
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Under The Authority Of Senopati
  • SENTUHAN TERLARANG KOMANDAN SUAMIKU ( DEWASAAA 21++++ )

Sejak awal pernikahan, Vanila Anggraini sudah menegaskan satu hal: dia memilih childfree. Namun suatu malam, sepulang dari kantor, Vani disuguhi adegan perselingkuhan suaminya, Riki. Tepat di dapur rumah mereka sendiri. Vani hanya menyapa dingin, lalu mengunci diri di kamar, menangis sepuasnya. Dia patah hati, sekaligus sadar bahwa ego laki-laki untuk memiliki keturunan memang tidak akan pernah bisa dia penuhi. Vani menolak luka dan menjadi seorang workaholic. Di tengah tumpukan pekerjaan yang tiada habisnya itulah ia bertemu dengan Danuarta. Klien duda, anak satu. "Boleh aku panggil Ibu?" Vani sempat tertegun beberapa detik sebelum akhirnya tertawa garing, berusaha mencairkan kekakuannya sendiri. "Hahahaha... boleh, boleh banget, kok." Siapa sangka, tingkah absurd remaja itu justru pelan-pelan membuat keduanya dekat, persis seperti Ibu dan Anak. Tanpa sadar juga menarik Vani semakin jauh ke dalam kehidupan sang duda. Setelah setahun mengenal, Vani kembali mengenakan cincin di jari manisnya, juga resmi memegang peran baru yang paling ia hindari dulu. Menjadi seorang Ibu. 🥇 Metropop 🥈 Duda 🥉 Comedy

More details
WpActionLinkContent Guidelines