Di Antara Tawa & Tangis

Di Antara Tawa & Tangis

  • WpView
    Reads 74
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 16, 2026
Namanya Salwa Oktavia Nadziva. Tapi kebanyakan orang memanggilnya Ziva. Ia adalah seorang gadis berusia 16 tahun saat pertama kali menginjak bangku SMA. Dengan tinggi badan sekitar 145 cm, hidung yang mancung, dan mata coklat yang selalu tampak hidup-Ziva bukan tipe orang yang mudah diabaikan. Ia bisa sangat bawel, cerewet, dan penuh tawa... tapi di waktu yang lain, ia juga bisa menjadi sangat pendiam, seolah menyimpan dunia yang tidak semua orang tahu. Tidak semua orang mengenalnya dengan utuh. Karena Ziva sendiri... masih belajar memahami dirinya. Dan di sinilah semuanya dimulai. Cerita tentang hidupnya. Tentang tawa, kecerobohan, luka, dan hal-hal kecil yang diam-diam membentuknya menjadi dirinya yang sekarang. Dimulai dari hari pertama ia masuk SMA- hari di mana untuk pertama kalinya, ia merasa benar-benar memiliki tempat. Berbeda dengan masa SMP-nya yang terasa... biasa saja. Tanpa kedekatan, tanpa cerita berarti. Ditambah lagi, dua tahun yang hilang karena sebuah wabah- COVID-19. Kalian masih mengingatnya? Atau... dunia sudah terlalu sibuk untuk sekadar mengenangnya? Bagi Ziva, itu bukan sekadar kenangan. Itu adalah bagian dari hidup yang mengubah banyak hal. Dan mungkin... tanpa semua itu, ia tidak akan menjadi dirinya yang sekarang.
All Rights Reserved
#242
penulispemula
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Leukimia | Xiaojun Yeri ( ✔ )
  • Karang & Hujan
  • Kembar Yang Di Bedakan (Prequel Dari HLINS)
  • Sorry For Everything✔️ (Revisi)
  • Mahendra's Family
  • Our Little Sister [✓]
  • Rumah Tak Lagi Pulang [On Going]
  • Is It Home ?
  • Ajiiiii (end)
  • Dear Renza [TERBIT]

Pada awalnya kisah Yerika dan Arjuna cukup membahagiakan, bahkan hampir sampai ke jenjang pernikahan walaupun akhirnya gagal. Tapi bukan itu titik sedihnya. Yerika kira, akhir mereka akan bahagia, ternyata tidak juga. Orang yang ditakutkan untuk pergi, akhirnya pergi juga. Selama-lamanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines