we're in this together | woosan

we're in this together | woosan

  • WpView
    Reads 89
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Thu, Apr 16, 2026
𝘫𝘪𝘬𝘢 𝘢𝘥𝘢 𝘳𝘢𝘴𝘢 𝘴𝘶𝘬𝘢 𝘱𝘢𝘴𝘵𝘪 𝘢𝘥𝘢 𝘸𝘢𝘬𝘵𝘶𝘯𝘺𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘶𝘯𝘨𝘬𝘢𝘱𝘬𝘢𝘯, 𝘴𝘦𝘭𝘢𝘯𝘫𝘶𝘵𝘯𝘺𝘢 𝘫𝘪𝘬𝘢 𝘥𝘪 𝘵𝘦𝘳𝘪𝘮𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘢𝘳𝘵𝘪 𝘩𝘢𝘳𝘶𝘴 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘢𝘭𝘢𝘯𝘪𝘯𝘺𝘢 𝙥𝙚𝙧𝙡𝙖𝙝𝙖𝙣. dia selalu pergi tanpa kabar, padahal aku sudah menerimanya dengan tulus, apa ini akan menjadi hal yang 𝘀𝘂𝗹𝗶𝘁? . San : Dominant Wooyoung : submissive . ⚠︎ Homophobic be smart in choosing stories
All Rights Reserved
#193
sanwoo
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Where They All Look At [ END ]
  • [END] Romantic Antique ✔
  • Hello, KKN!
  • Dangerous Deal (COMPLETED)
  • NINGRUM
  • mantan sekretaris | meanie ✔️
  • Prahara Lamaran [END]
  • 10 Years That I Love You The Most | Hajeongwoo
  • ATMOSPHERE ✔
  • Almost Married (END)

Liora Kairen Elvaris hanyalah seorang gadis biasa dari dunia nyata yang menghabiskan waktunya menyelami barisan kata dalam novel populer, We Love You Anantasya. Hingga sebuah tragedi mengakhiri hidupnya secara tiba-tiba, dan ia terbangun di semesta yang sama persis dengan buku yang pernah ia baca. ​Namun, takdir sedang bermain gila. ​Ia bukan Anantasya, sang protagonis yang dicintai semesta. Ia bahkan bukan karakter pendukung yang memiliki dialog. Liora hanyalah sebuah anomali-seorang figuran tanpa nama yang seharusnya menjadi latar belakang yang terlupakan dan terkubur oleh hiruk-pikuk alur cerita. ​Seharusnya, ia tetap menjadi bayangan. Tapi Liora memiliki senjata yang tidak dimiliki siapa pun: ia tahu setiap rahasia yang terkubur, ia tahu akhir dari setiap napas karakter, dan ia tahu takdir kejam yang sudah tertulis di atas kertas ​Dengan pengetahuan itu, Liora mulai melangkah. Ia menyusup ke dalam lingkaran Obsidian Order, geng motor paling berbahaya dan berpengaruh yang dipimpin oleh lima pemuda dengan jiwa yang rusak. ​Mereka dingin. Tajam. Pendiam. Berbahaya. Dan mustahil untuk didekati. ​Namun, kehadiran Liora yang tidak terduga perlahan mulai meretakkan tembok pertahanan mereka. Sesuatu yang seharusnya kaku, mulai berubah. Sesuatu yang seharusnya tidak pernah ada dalam naskah asli, kini tumbuh menjadi obsesi. Satu per satu, mata-mata yang semula menatap Anantasya, mulai beralih menatapnya. ​Bukan karena tuntutan alur cerita. Bukan karena paksaan takdir. Melainkan karena magnet asing yang bahkan tidak bisa mereka mengerti. ​Di dunia di mana Anantasya seharusnya menjadi matahari, kini semua orang mulai menyadari satu hal yang mutlak: Pusat dari semesta ini telah berpindah. ​Dan semua mata kini hanya tertuju pada satu arah. Ke arahnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines