REVANO

REVANO

  • WpView
    LECTURAS 99
  • WpVote
    Votos 20
  • WpPart
    Partes 8
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, abr 4, 2026
REVANO LEO MAHENDRA Anak tunggal keluarga Mahendra sekaligus ketua Deluxe. Karna memiliki wajah yang nyaris sempurna dan kepopulerannya, Revano menjadi mostwanted di SMA PELITA. Selain itu Revano juga di kenal dengan sifatnya yang dingin dan tak memiliki hati. ZALEA BERLIN LUXIAN Putri keluarga Luxian Gadis cantik, ramah, dan famous. Di SMA PELITA Lea di kenal dengan 'Cegilnya Vano' sudah biasa bagi Lea jika di tolak Vano. Tapi siapa sangka di balik wajah cantiknya, Lea mempunyai banyak rahasia. Bagaimana jadinya jika mereka berdua di jodohkan karna persahabatan kedua orang tuanya? dan bagaimana mereka harus bertahan dari masalah yang akan mereka hadapi? akankah Zalea bisa meluluhkan hati seorang Revano?
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Nala dan Mas Juragan
  • I'm the male lead's wife?
  • Nakula
  • Beautiful Trouble
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • WEDDING VOWS
  • Kembang Desa
  • Almost Married (On Going)
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Satu Tahun Saja

Cerita ini ada di paijo juga. --- Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido