Vasthara Winalya Faleza adalah gadis yang penuh rasa ingin tahu, pemberani, tapi hatinya rapuh. Sejak lama ia memendam mimpi untuk mendaki gunung, namun hidup selalu menunda langkahnya.
Arvendra Pradipta Irsaka, laki-laki yang tak pernah mendaki, hadir dalam kesehariannya sebagai teman, penghibur, dan seseorang yang terlalu mudah membuat Thara nyaman.
Dari lelucon kecil hingga tawa yang tak bisa ia lupakan, Thara perlahan jatuh cinta. Tapi perasaan itu hanya diam, tak diungkapkan, karena ia tahu Arven juga menyukainya, meski tak pernah ada kata "aku suka kamu" yang terdengar. Hingga suatu perpisahan tiba, dan dunia Thara runtuh ketika Arven pergi tanpa sepatah kata, meninggalkannya dengan luka yang dalam.
Dalam kesedihan itu, Thara memutuskan mencoba mendaki gunung. Bukan sekadar tantangan, tapi cara untuk menenangkan hatinya. Setiap langkah di ketinggian, setiap helaan napas di udara tipis, membawa kenangan, air mata, dan keberanian baru. Ia merayakan ulang tahun Arven sendirian, dengan kue dan plakat di puncak gunung. Tempat yang menjadi saksi patah hati, harapan, dan pelajaran untuk melepaskan.
"Puncak yang Mengajarkanku Melepaskan" bukan sekadar cerita tentang cinta dan patah hati. Ini adalah perjalanan seorang gadis menemukan kekuatan, belajar melepaskan tanpa benci, dan merasakan arti tumbuh menjadi diri sendiri di puncak dunia, di tengah langit yang luas, dan di hati yang perlahan sembuh.
Siapakah yang akan ia lepaskan, dan apa yang akan ia temukan di ketinggian?
Ikuti perjalanan Thara dan Arven, dan rasakan setiap detik luka, tawa, dan keindahan yang membuat cerita ini tak terlupakan.
Todos los derechos reservados