CAHAYA DI MATA YANG SUNYI

CAHAYA DI MATA YANG SUNYI

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 27, 2026
WpInfo
Fiction
Social Themes
Disability
Aku adalah seorang pemahat bayang. Di mana orang lain melihat keterbatasan, aku melihat sebuah bentuk ketabahan yang paling murni. Biarlah dunia sebelah kananku tetap menjadi misteri yang indah, sebuah puisi yang tak pernah dibacakan, yang getarannya tetap menguatkan setiap detak jantungku. Ada sebuah ruang di wajahku yang kini menjadi altar kesunyian. Sejak jemari kecilku masih mengeja angka di kelas tiga, satu jendelaku telah memutuskan untuk memadamkan lampunya sendiri. Dokter menyebutnya kegelapan, namun bagiku, itu adalah sebuah istirahat panjang dari sebuah pengelana yang terlalu dini menemukan kedamaian. Mata kananku kini adalah sebuah lukisan yang belum usai, sebuah kanvas yang sengaja dibiarkan polos agar hatiku bisa melukis apa saja di sana tanpa perlu terganggu oleh realita yang seringkali kasar. Ia adalah samudera tanpa ombak,di mana cahaya tak lagi berani mengusik dasarnya yang tenang. Di saat dunia menuntut segalanya untuk terlihat, ia memilih untuk menjadi saksi bisu bagi hal-hal yang tak kasat mata.. Biarkan Mata Kiri yang melaksanakan Mandat Menjaga mimpi-mimpi yang Masih ingin ku tatap _Aluna Senandika Asmaralaya
All Rights Reserved
#21
kedewasaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Step Mom? [END] ✔️
  • BOUND WITHOUT LOVE (END)
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?!
  • MOTHER
  • Stealing My Husband
  • Unexpectedly Yours
  • ATMA FATAMORGANA
  • GAREL ; POSESIF BROTHER
  • Dua Langit Berbeda

Sejak kepergian sang ibu untuk selamanya, seorang gadis remaja berusaha keras menutup rapat pintu hati papanya dari wanita mana pun. Baginya, kenangan tentang ibunya tidak akan pernah bisa tergantikan. ​Namun, pertahanannya runtuh ketika sang papa tiba-tiba mengaku tengah menjalin hubungan dengan seorang wanita-sosok yang usianya hampir sebaya dengan mendiang ibunya. ​Di antara bayang-bayang masa lalu dan kebahagiaan papanya, sang gadis dihadapkan pada dilema besar. Bisakah ia merelakan hatinya untuk menerima kehadiran wanita baru tersebut? Yukss langsung dibaca ajaaa cerita selengkapnya biar ga semakin penasaran... btw wajib di VOTE yaaa

More details
WpActionLinkContent Guidelines