Hasya Juga Anak Kalian [On Going]

Hasya Juga Anak Kalian [On Going]

  • WpView
    Reads 721
  • WpVote
    Votes 230
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 23, 2026
Di keluarga Azkhara Kesempurnaan punya wajah yang sama. Sazasya Azkhara-Aza-lahir lebih dulu beberapa menit, cukup untuk membuatnya menjadi "yang pertama", "yang utama", dan "yang dibanggakan". Kuat, cerdas, nyaris tanpa cela, Aza adalah jawaban dari setiap harapan yang pernah diucapkan keluarga itu. Namun di balik cermin yang sama, ada Sahasya Azkhara-Hasya. Wajahnya identik. Suaranya serupa. Tapi takdir memperlakukannya berbeda. Tubuhnya lemah, langkahnya tertinggal, dan keberadaannya perlahan memudar di tengah bayang-bayang saudara kembarnya sendiri. Bukan karena ia tidak dicintai... melainkan karena ia tak pernah cukup untuk dibandingkan. Tak ada kata-kata kasar. Tak ada penolakan terang-terangan. Hanya jarak. Jarak yang terlalu nyata untuk diabaikan. Sejauh langit dan tanah. Di saat Aza terus melangkah sebagai kebanggaan keluarga, Hasya hanya memiliki satu keinginan sederhana-yang terasa begitu mustahil. Diakui sebagai bagian, dipeluk tanpa ragu, dan dicintai tanpa syarat. Namun, bagaimana jika suatu hari, perbedaan yang selama ini memisahkan mereka... justru menjadi alasan segalanya runtuh? Dua saudara. Satu wajah. Dan sebuah luka yang tak pernah benar-benar terlihat. Karena terkadang, yang paling menyakitkan bukanlah dibenci-melainkan diabaikan. Publish : 26 Maret 2026 The End :
All Rights Reserved
#15
twins
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bang. lihat Kara Sekali Saja. (END).
  • Angga Sayang Ibu✔️[Tamat]
  • Triple Twins Papa Digo (Ulang)
  • Alderan
  • AZKARINO✔️[TAMAT]
  •  List Harian Jay
  • MELVIN✔️[TAMAT]
  • Rumah untuk Nero ✓ [Diterbitkan]
  • Kolase Bratadika [End]
  • Diary Aksa

End & Proses Revisi. Cahaya rembulan menerangi jalan yang sunyi, namun tak pernah cukup terang untuk menghapus gelapnya kenangan yang mereka kubur dalam diam. Di sebuah rumah megah yang kini terasa seperti penjara. Dua saudara kandung hidup dalam luka yang sama, namun memilih saling menyalahkan. Arutala Dikara, si bungsu yang lembut. Hidup dalam bayang-bayang rasa bersalah yang tak pernah ia pahami sepenuhnya. Asva Dakara, sang kakak yang selalu kuat. Kini menjelma menjadi dinding dingin yang penuh amarah. Tragedi yang merenggut nyawa kedua orang tua mereka bukan hanya meninggalkan duka, tetapi juga sebuah rahasia. Sejak malam itu, cinta berubah menjadi menyiksa. Kasih sayang berubah menjadi kebencian. Namun satu pertanyaan terus menghantui... Apakah Kara benar-benar tak bersalah? Atau justru Asva membenci karena ia tahu kebenaran yang terlalu menyakitkan untuk diterima? "Kara itu, diibaratkan batu karangnya, sedangkan Abang, jadi ombaknya. Sekeras apapun Abang menyakiti dan menghantam kara. Kara akan tetap bertahan dan tetap menyayangi Abang!." _Arutala Dikara [ Kara ]. "Bang... kalau waktu bisa diputar, Kara nggak akan pergi malam itu. Kalau Kara tetap di rumah, mungkin Ayah dan Bunda masih ada. Mungkin abang juga masih sayang sama Kara." _Arutala Dikara [ Kara ]. Publish : Selasa 11 Februari 2025 Ending : Sabtu 21 Februari 2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines