Bungkaman Suara Aris

Bungkaman Suara Aris

  • WpView
    LECTURAS 22
  • WpVote
    Votos 11
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, abr 16, 2026
"Di kota ini, kebenaran punya harga selangit. Dan gue cuma punya koper kardus serta sepatu diskonan." Aris Maheswara adalah anomali di SMA Garda Bangsa. Siswa beasiswa asal desa dengan mimpi yang dianggap terlalu lancang: memakai jubah hitam dan mengetok palu keadilan sebagai seorang hakim. Namun, di sekolah yang dikuasai oleh Dinasti Wardoyo, kecerdasan Aris adalah ancaman, dan kemiskinannya adalah lelucon yang tak lucu. Kehadiran Jordan Ardana, seorang anak donatur utama SMA Garda Bangsa. Membuat hidup Aris menjadi seperti neraka. Dari makian di koridor hingga perundungan brutal di toilet lantai tiga yang sunyi. Dunia seolah menutup mata, dan hukum tampak bertekuk lutut di bawah saldo ATM tujuh digit. Namun, Jordan tidak tahu satu hal: Aris tidak sedang menyerah. Di sebuah kontrakan sempit, Aris sedang menyusun "kasus" terakhirnya. Sebuah jas hitam bekas pemberian Ibunya bukan sekadar pakaian-itu adalah "kotak hitam" yang menyimpan bukti kehancuran sebuah dinasti. Akankah Aris dapat melewati ini semua? Atau Nasib buruk akan datang kepadanya?
Todos los derechos reservados
#438
gelap
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Tentangmu Masalaluku
  • Silent Threat (END) REVISI
  •  Forgive Me Babe || RoseYounghoonEunwoo
  • epoch
  • Langit Jingga Untuk Semesta
  • AKSARA
  • True love?
  • ANTARA DUA IMPIAN
  • vaila ✓️
  • REANO

Hai masalaluku. Kau lupa? Aku dulu pernah menjadi sosok yang sangat tak ingin kau lepaskan sedikitpun. Aku pernah menjadi sosok yg selalu kau rindukan di setiap malammu. Aku juga pernah jadi sosok yg selalu kau ingat. Dan aku juga pernah menjadi sosok yang selalu ada untukmu. Dan sekarang, pernahkah aku terlintas sebentar saja di hatimu? Pernahkah kau merenungi kisah kita dulu seperti aku yang sampai sekarang merindukanmu? Aku rindu, iya rindu. Namun kau tak perlu risau, aku tak butuh kita untuk bertemu. Tapi aku hanya butuh kau untuk mengingatku. Kau sekarang hanya menjadi kenangan. Yaitu kenangan indah yang membuatku menangis sesak. Rindu yang begitu sakit, aku sangat menginginkan kau kembali bersamaku. Walau tidak ada secercah harapan sedikitpun..

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido