Pojok Sore [ON GOING]

Pojok Sore [ON GOING]

  • WpView
    Reads 45
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing10m
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 16, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Seorang gadis hidup di antara dua dunia: seragam sekolah di pagi hari, dan aroma bunga di sore hari. Ia bekerja di toko bunga kecil di pinggir jalan, bukan karena terpaksa, tapi karena ia tahu, ada yang harus ia bantu di rumah. Senyumnya selalu ada, seolah lelah tidak pernah benar-benar menemukan jalan untuk tinggal. Hidupnya berjalan rapi. Teratur. Tenang. Sampai suatu sore, seseorang datang―dengan motor yang deru knalpotnya terdengar lebih dulu sebelum ia muncul, jaket kulit hitam melekat rapi di badannya, postur tubuh yang cukup proposional, langkah santai, dan ekspresi seolah dunia ini miliknya. Cara bicaranya santai, tapi sedikit meremehkan, seperti semua hal di sekitarnya cuma hiburan. Percakapan mereka singkat, tapi dipenuhi sindiran kecil yang saling dilempar. Bukan pertemuan yang menyenangkan, lebih ke... menyebalkan. Lalu, apa yang selanjutnya terjadi diantara penjual bunga dengan pembelinya itu? CERITA BERSIFAT FIKSI DAN MURNI KARYA PENGARANG! DILARANG MENYALIN CERITA! !!update seminggu sekali!! HAPPY READING𖹭.ᐟ
All Rights Reserved
#592
romansa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Temperature Gap
  • The Sinister
  • The Enigma's debt
  • Her Prison, Her Pleasure(Intersex)(EDITING)✓
  • UNFAITHFUL HEART
  • Heer~THE UNWANTED DAUGHTER
  • ခိုဝင်တိမ်းမူးမြတ်နိုးရပါသော...နှလုံးသားငယ်
  • The Royal's Love
  • AKSHARA - THE FORGOTTEN SEED
  • No Place Like Home - PREVIEW ONLY

Athena Narissa dan Dermaga Sahyl pernah hampir berciuman. Dulu. Untungnya batal. Bukan hanya karena Maga adalah kakak dari sahabatnya, Sera, tapi juga karena keduanya sangat bertolak belakang. Athena bagaikan musim semi di Eropa, sementara Maga adalah hujan badai di Jakarta. Dua tahun berlalu. Athena sibuk berpindah dari satu runway show ke lainnya di Paris. Sementara itu, Maga sebagai pilot tak pernah diam di satu tempat lebih dari tiga hari. Harusnya mereka tetap menjadi dua orang asing. Tapi, Maga tiba-tiba berdiri di depan EST Galerie, menantinya. Athena ragu, apakah Maga benar-benar ingin masuk ke dalam hidupnya, atau hanya berniat main-main - seperti insiden hampir ciuman mereka dulu?

More details
WpActionLinkContent Guidelines