Di sebuah kos-kosan yang tampak biasa di luar, tapi penuh "kegilaan" di dalam, Tian Xuning-atau yang lebih dikenal sebagai Nathan-dipaksa keadaan untuk berubah. Setelah terlalu sering membangkang hingga membuat orang tuanya kehabisan kesabaran, ia akhirnya "dibuang halus" untuk mengurus kos milik pamannya. Awalnya ia mengira ini hanya tugas sepele... sampai ia membuka pintu dan bertemu para penghuninya.
Delapan orang. Delapan kepribadian. Dan semuanya... tidak normal.
Hari-hari Nathan yang awalnya ia kira akan membosankan berubah menjadi kekacauan tanpa jeda.
Setiap sudut kos dipenuhi teriakan, ide absurd, drama tak jelas, hingga momen-momen tak terduga-terutama saat para "tukang rusuh" berkumpul: Kipuka, Ocean, Nathan, Sean, dan Ziyu. Bahkan Seeky yang paling dewasa pun kadang ikut terseret arus kegilaan itu, sementara Felix dan Eliot hanya bisa menjadi "penonton setia"... meski hati mereka diam-diam ikut terlibat lebih dalam.
Namun, di balik semua kekacauan itu, perlahan terjalin hubungan yang lebih rumit dari sekadar teman sekosan.
Perasaan lama yang terpendam, cinta yang tak disadari, hingga hubungan yang awalnya penuh penolakan berubah menjadi ketertarikan yang sulit dijelaskan. Kos-kosan ini bukan sekadar tempat tinggal.
Ini adalah tempat di mana hati-hati yang keras mulai luluh, hubungan yang rumit mulai terurai, dan kekacauan justru menjadi awal dari sesuatu yang lebih berarti.
Karena terkadang, di tengah orang-orang paling absurd... kita justru menemukan tempat pulang.
All Rights Reserved