Jejak Iman di Langit Ka'bah (TAMAT)

Jejak Iman di Langit Ka'bah (TAMAT)

  • WpView
    Leituras 64
  • WpVote
    Votos 32
  • WpPart
    Capítulos 35
WpMetadataReadConcluída qui, abr 30, 2026
WpInfo
Ficção
Temas Sociais
Tagsislam
menceritakan tentang seorang anak bernama Hafsah seorang anak penjual kue keliling yang berharap bisa membantu keinginan mamanya yang ingin umroh namun, rintangan demi rintangan harus ia hadapi yaitu, ada ayah Hafshah yang sibuk berjudi dan merampas semua uang milik ibu Hafshah dimana uang tersebut sudah lama ditabung untuk naik haji. bagaimana kah akhirnya? akankah Hafshah bisa membantu ibunya untuk menginjakkan tanah suci... "ya Allah, bantulah hamba agar bisa melihat langit-langit Ka'bah bersama ibu hamba ya Allah, karena ada banyak jejak para rasulullah yang beriman sudah pernah menginjakkan kakinya disana yang tentu saja hamba juga ingin menjadi salah satu orang yang mengikuti syar'iat Rasulullah," ucap Hafshah. start : 27/3/2026 ending : 30/4/2026
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Wismatama
  • Luk Telu Belas
  • Ritual Rasa
  • Lysander Lowell De Villiers
  • tradisi
  • "Liburan" Bonus Suami
  • Sastru Pinanganten
  • ​Adopted? (I Wish) [END]
  • REGAN's Crazy Wife
  • ELION

"Saya tidak pernah mau menikah dengan kamu, tapi karena paksaan saya menerimanya." ••••• Di usianya yang menjelang 30 tahun, Wismatama Pradana Kusuma dikenal sebagai perwira TNI AD yang dingin. Ketegasannya di sana membuat junior gemetar, kedisiplinannya mutlak, dan sorot matanya yang tajam seolah mampu menguliti siapa saja hidup-hidup. Namun, benteng pertahanan itu seketika diuji oleh kehadiran Mahesa Narendra-pemuda yang setiap tingkahnya selalu membuat Wisma ingin melemparnya langsung ke barak militer. Baru menginjak usia 23 tahun, Mahesa adalah produk dari kasih sayang orang tua yang berlebihan. Ia gampang merajuk, rapuh, dan teramat manja. Sifat ketergantungan Mahesa inilah yang memicu naluri Wisma untuk mendisiplinkannya dengan tangan besi. Takdir ironis menyatukan mereka lewat perjodohan paksa demi mempertahankan keutuhan hubungan dua keluarga. Di tengah badai ego, Wisma bersumpah tidak akan pernah menaruh rasa pada pemuda manja itu. Di sisi lain, Mahesa tak tinggal diam dan siap membalas setiap sikap kaku sang tentara tanpa berpikir dua kali. Akankah disiplin militer meluluhkan hati yang manja, atau justru kehangatan Mahesa yang meruntuhkan keangkuhan sang perwira? #Boyslove #Mpreg

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo