Memeluk Takdir

Memeluk Takdir

  • WpView
    Membaca 10
  • WpVote
    Vote 2
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Apr 7, 2026
"Jika orang lain bisa memeluk takdir baiknya, lantas bagaimana dengan aku?" "Sebenarnya aku hidup ini untuk apa?" keluh Kalea. Sorot mata yang kelam, seakan tak memiliki ruang didalam hidupnya, suara berisik yang bergemuruh memenuhi jalan pikiran yang selalu menolak untuk menemukan titik baik diujungnya. "Jika aku bisa memilih takdir hidup, mungkin aku tidak akan memilih jalan seperti ini, jalan yang tidak aku mau bahkan yang tidak aku inginkan." "Jika boleh menyerah, maka aku akan menyerah sekarang juga!" Mata gadis itu mendadak panas, pelupuk matanya terasa berat untuk menampung buliran air mata yang hendak jatuh membasahi pipinya. Dengan gusar, ia menepis buliran yang berhasil lolos diekor matanya. "Ini sungguh tidak adil bagiku, aku capek ya Allah!" terdengar isak tangis yang menggema disudut ruang.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#192
keikhlasan
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Cinta dalam Doa [Terbit]
  • (Bukan) Suami Idaman
  • Z&Z ( Zayyan & Zayra ) [TERBIT]
  • Satu Detak Jantung Lagi
  • NAURA (Tepaksa Jadi Yang Ke Dua)
  • Takdir Cinta Hana |Terbit|
  • Atharrazka 4: Abyzar
  • Unpredictable Husband (END)
  • Gus Adnan dan Istri Nakalnya
  • Suami Pengganti [END]

Seperti kata pepatah, berharap kepada manusia adalah patah hati paling disengaja. Hal itu pulalah yang dirasakan oleh Aisfa, mantan badgirl yang sedang memperbaiki dirinya. Ia yang trauma dengan cinta dan pernikahan, mendadak merasakan getaran cinta terhadap Gus Alfatih. Cinta diam-diam itu ia perjuangkan lewat doa sepertiga malam. Nahasnya ia harus menelan pahit kekecewaan di saat mengetahui lelaki yang dicintainya telah dijodohkan. Tak berhenti dari situ kekecewaannya. Rupanya orang tuanya diam-diam menjodohkan dirinya dengan seorang ustadz. Di sisi lain tanpa sepengetahuan orang lain, Gus Alfatih juga mencintai Aisfa dalam diam dan menaruh namanya dalam doa. Akankah cinta yang Aisfa dan Gus Alfatih perjuangkan di langit berakhir dengan sebuah penyatuan?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan