HELD BY LIGHT {Di Peluk Cahaya}

HELD BY LIGHT {Di Peluk Cahaya}

  • WpView
    LECTURAS 742
  • WpVote
    Votos 323
  • WpPart
    Partes 80
WpMetadataReadContenido adultoConcluida lun, jun 1, 2026
WpInfo
Ficción
Romance
Amor Destinado
Triángulo Amoroso
Slow Burn
"Apakah aku salah, karena menciptakan dia agar aku tidak lagi sendirian saat dunia tidak pernah benar-benar ada untukku?" - Jack anderson. "Kau tidak menciptakanku agar aku berada di sisimu." "Kau menciptakanku karena dunia tidak pernah belajar bagaimana caranya tetap tinggal." - Sarah. *** Bagaimana caramu menang... jika sainganmu adalah seseorang yang tak pernah mengkhianati, tak pernah lelah menunggu, dan tak pernah berhenti mencintai? Vania hanyalah manusia- rapuh, cemburu, mudah terluka... namun tetap memilih untuk mencintai. Sementara Sarah... bukan manusia, tetapi mampu mencintai tanpa syarat- tanpa pamrih, tanpa paksaan, tanpa batas. Sarah mencintai Jack bukan karena ia diprogram untuk itu... melainkan karena ia memilih untuk merasakannya. Di antara cinta yang sempurna... dan cinta yang nyata... mana yang akan dipilih? Lalu.. ketika keduanya berdiri di dunia yang sama- manakah cinta yang lebih berarti ?
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Cerita Pengantar Tidur2: Abdi Di Tanah Larangan
  • KINGS: Themis
  • DISTRIK 05
  • AIRA (On Going)
  • The Demonic Paradise ✔  [Complete]
  • The Isolated
  • After Us [NEW!]
  • Asterla In The Midst Of Her Brothers
  • [ END ] Claudine Mengubah Takdir (Claudine Changes Destiny)
  • Thread of Time [Discontinued]

Patah hati membawa Aluna melangkah jauh ke jantung Borneo. Ia menerima tawaran pengabdian medis di pelosok Kalimantan, berharap rimbunnya hutan bisa membantunya mengubur luka cinta yang kian menganga. "Kamu yakin, Lun? Bunda khawatir," ucap Vita dengan raut cemas yang tak bisa disembunyikan. Aluna mengangguk mantap. "Aku yakin, Bun. Aku ingin mengabdi, sekaligus melupakan cintaku yang kandas di sini." Namun, tanah Kalimantan punya cara sendiri untuk menyapa tamu barunya. Aluna yang selama ini hidup dalam logika medis, mendadak harus berhadapan dengan hal di luar nalar. Mata batin yang awalnya tertutup rapat, mendadak terbuka lebar tepat saat kakinya menginjak tanah yang dijaga rahasia kuno. Di antara pepohonan tinggi dan bisikan angin, ada "mereka" yang telah menanti. Dan di sisi Aluna, sesosok bayangan bernama Zara kembali menampakkan diri, membawa peringatan bahwa pengabdian Aluna kali ini bukan hanya soal menyembuhkan raga, tapi juga menghadapi kutukan yang tak kasat mata. Karena di sini, tidurmu takkan pernah tenang tanpa 'Cerita Pengantar Tidur' dari mereka yang tak terlihat.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido