Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.
The Valerie Sisters

The Valerie Sisters

  • WpView
    Membaca 2,656
  • WpVote
    Vote 334
  • WpPart
    Bab 10
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Jun 21, 2026
WpInfo
Fiksi
Tema Sosial
Rumah keluarga "Valerie" tidak pernah mengenal kata sepi. Dengan delapan anak perempuan yang tinggal di bawah satu atap, setiap sudut ruangan selalu dipenuhi hiruk-pikuk yang hangat. Cerita ini mengikuti keseharian mereka yang penuh warna. Mulai dari rebutan cermin di pagi hari, antrean kamar mandi yang panjang, hingga meja makan yang selalu riuh dengan adu argumen kecil namun penuh tawa. Meski memiliki kepribadian yang bertolak belakang-si sulung yang tenang, anak tengah yang jahil, hingga si bungsu yang agak manja terhadap kakak kakaknya. Mereka punya satu aturan tak tertulis: "Satu terluka, semua maju membela." Di balik kebisingan suara ocehan yang tidak penting, denting piring, dan obrolan tanpa henti, ada ikatan batin yang tak tergoyahkan. Mereka adalah saudara terbaik bagi satu sama lain, membuktikan bahwa rumah bukan hanya soal bangunan, tapi tentang delapan pasang tangan yang selalu siap merangkul saat dunia sedang tidak baik-baik saja.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#701
carmen
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • The Kostmates
  • Again and Again? [completed]
  • Step Siblings
  • Rumah Untuk Pulang
  • The Girl Nextdoor
  • idol hearts2hearts
  • When Silence Speaks Louder
  • We Grew Up Without Each Other
  • Born Under Spotlight (H2H x Girls' Generation)
  • The Real Thing Inside of Me

Delapan gadis dibalik gorden tipis. Ada kisah baru di bawah bangunan kos yang didirikan Teh Ning-ning, setahun sebelum ujian masuk UGM dimulai. Dari yang semula adem ayem, Kos-kosan Teh Ning-ning mendadak ramai dan rempong setelah delapan gadis calon mahasiswi UGM itu mulai menempati Kos, bahkan setahun sebelum ujiannya sungguhan dimulai. Tapi, dibalik kerempongan, ada kebersamaan yang tak ternilai harganya. Selama ada delapan sandal di Kos, semuanya terasa cukup.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan