Efendi nan Kandis

Efendi nan Kandis

  • WpView
    Reads 96
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 26, 2026
[BL] Dibanding-bandingkan selama tiga tahun membuat Ouri resah setengah mati. Kalau bisa memilih, Ouri tidak mau menjadi seorang artis. Kerja keras dan segala prestasinya sejak umur satuan seakan samar di mata ibunya oleh Tamon Fukuhara, murid unggulan yang kerap membuat Ouri geram. Maka, saat hari kelulusan tiba, Ouri menyuruh Tamon untuk melupakan dirinya. Semua itu dilakukan supaya Tamon tidak perlu menyapanya jikalau suatu saat mereka bertemu lagi, karena sungguh, Ouri benar-benar membenci makhluk itu. Namun, sialnya takdir memiliki skill mengemudi yang buruk. Tamon yang memang sudah melupakan Ouri seutuhnya karena suatu tragedi malah memimpikannya, mimpi itu terus terulang selama sebulan penuh. Sedangkan, ibu Ouri bertemu dengan Tamon di tempatnya bekerja, memaksa mereka untuk saling mengenal lagi. Saat itu pula topik kembali terpusat pada Tamon, seakan Ouri tidak pernah penting di mata sang ibu. Ouri lalu bersumpah pada deras ombak, mengharap hidup Tamon berjalan laksana neraka. Entah dengan caranya sendiri atau cara sang semesta. #Setangayal Since:28/03/2026
All Rights Reserved
#67
gays
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The King & The Doctor
  • Second
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine
  • NIGHT NOISES || Romance Horror [SEGERA TERBIT]
  • JEEVANA
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • I Want to Live [END]
  • Given || Ju Jihoon

Aresh-seorang Dokter dari zaman Modern tiba-tiba terlempar ke sebuah negeri kuno yang masih ketinggalan zaman. Ia siap untuk mengacak-acak kerajaan mereka dengan kejeniusan, dan ilmu pengetahuannya yang sudah modern. Awalnya Aresh memutuskan untuk membantu mereka dengan menjadi pelayan istana, tapi ... ketika ia teringat bahwa dirinya itu cukup di hargai di tempat asalnya, dia berubah pikiran. "Bersumpahlah kau akan menjadi pelayanku yang setia!" -Raja Shaka "Pelayan? Bodoh ... aku juga ingin menjadi seorang raja." -Aresh

More details
WpActionLinkContent Guidelines