Ael
  • WpView
    Reads 174
  • WpVote
    Votes 54
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 30, 2026
Tentang sesuatu yang datang dari laut... Aku bertemu dengannya saat berusia tujuh tahun. Ia tidak memiliki nama. Tidak memiliki suara. Tapi sejak saat itu, ia menjadi bagian dari hidupku. Aku tidak tahu sejak kapan perasaan itu berubah menjadi sesuatu yang lebih dalam. Yang aku tahu, aku jatuh cinta padanya. Ael, makhluk misterius yang terdampar di pesisir pantai. Di antara ombak, rahasia, dan waktu yang terus berjalan, aku perlahan menyadari bahwa tidak semua yang datang, ditakdirkan untuk tinggal. ~On Going Every Sunday 🌞
All Rights Reserved
#53
rindu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kiamat dalam buku: menimbun miliaran persediaan dan bergantung pada penjahat
  • HTA (Harta, Tahta, Anak Tengah) || [End - Tahap Revisi]
  • YATB 3
  • [End] Pengasingan? Menghancurkan negara? Ia menguras kas negara dan memimpin
  • Salah Target (My Psychopath 2)
  • Obsession's Embrace [TAERIN]
  • Setelah Menikah, Si Cantik Jelita Menjadi Kesayangan Rombongan di Kompleks
  • [END] Pewaris Asli Adalah Leluhur Feodal
  • Jugun Ianfu
  • Attention to Detail [END]

NOVEL TERJEMAHAN Penulis: Kelinci Toffee Tipe: Perjalanan Waktu Kelahiran Kembali Status: Selesai Deskripsi: [Kiamat + Transmigrasi ke dalam Buku + Ibu Jahat + Penimbunan + Sistem + Belaian Manis] [Pahlawan wanita yang imut dan genit + pahlawan yang kejam] Shu Xin secara tidak sengaja bertransmigrasi ke dalam sebuah buku dan menjadi peran pendukung wanita yang menjadi umpan meriam dalam sebuah novel apokaliptik. Agar dapat bertahan hidup dengan sukses dari kiamat yang akan datang setahun lagi, Shu Xin memutuskan untuk berpegangan erat pada paha bos besar di sebelahnya! Menggunakan warisan yang ditinggalkan orang tuanya, Shu Xin bekerja keras untuk menimbun persediaan sambil mencoba membawa bosnya kembali ke rumahnya. Setelah memastikan hubungannya, Shu Xin memeluk paha Yan Mo dan merasakan otot-otot di bawah tangannya. Dia menatapnya dengan mata berbinar dan tidak dapat menahan desahan dalam hatinya atas keputusannya yang bijak dan berani. Paha ini kuat banget! Tak peduli seberapa panas, basah, dingin, atau ada zombie, selama aku memegang erat pahamu, tak ada yang bisa melakukan apa pun padaku! PS: Ini adalah cerita manis tentang akhir dunia, ringan dan sehari-hari [Terjemahan google]

More details
WpActionLinkContent Guidelines