SURAKARTA: BALYAKALA

SURAKARTA: BALYAKALA

  • WpView
    Reads 506
  • WpVote
    Votes 125
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 6, 2026
Manusia yang mengalami ketulian memang akan sedikit lebih susah menjalani hari-harinya, apalagi yang memiliki keadaan tersebut dari lahir. Bukan hanya tantangan mendengar, namun berbicara juga akan sulit. Namun ada juga, seorang teman tuli yang memiliki alat bantu dengar namun pada akhirnya takut mendengar suara karena satu atau hal lain. Di sinilah Regie bertugas, menyembuhkan teman tulinya dari trauma akan suara, dengan menggunakan suaranya sendiri sebagai penyembuh. PERINGATAN‼️ Cerita ini murni fiksi, dan jika ada kesamaan, itu hanya kebetulan. Berisi unsur perubahan gender, dibuatnya cerita ini bukan untuk merendahkan pihak-pihak yang ada dalam cerita ini. Cerita berisi kekerasan dan kata-kata kasar. Kepada para pembaca, mohon bijak dalam memilah hal baik dan buruk dalam cerita. ©projecka
All Rights Reserved
#1
cinan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Bartender
  • Marmut Kutu Buku
  • KETOS CUEK ITU SUAMIKU?!! (lilynn)
  • Perjalanan Menjadi Perwira
  • KELUA12GA
  • first love in school (nalrine)
  • Warung Baca Kenangan
  • Annoying Girl
  • MOMMY LILY

Sang Bartender berdiri di balik konter marmer hitam yang dingin. Wajahnya tenang, hampir tanpa ekspresi, namun matanya mengamati setiap detail kecil. Baginya, bar ini bukan sekadar tempat untuk mabuk; ini adalah ruang pengakuan dosa tanpa pendeta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines