We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Hak Milik (End)

Hak Milik (End)

  • WpView
    Reads 72,176
  • WpVote
    Votes 6,731
  • WpPart
    Parts 36
WpMetadataReadMatureComplete Sat, Aug 15, 2026
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Psychological
Survival
Fantasy
"Lebih baik aku tiada dalam kandungan, dari pada harus terlahir tapi terbunuh secara perlahan" Dengan terlahir kembali akan menjadi Kesempatan kedua, atau penjara lain nya? *** "Aku sudah pernah mati sekali. Jadi, jangan berekspektasi terlalu tinggi" Kematian Cakra Dirgahara bukan akhir, tapi undangan untuk semuanya. Terjebak dalam permainan kekuasaan, dikelilingi oleh orang-orang yang memiliki obsesi gila padanya, dia harus bertahan dalam situasi dan dunia yang berbeda. Dengan kesempatan kedua, Cakra berusaha untuk mengambil kontrol atas hidupnya. Tapi setiap langkah yang ia ambil justru malah semakin membawanya masuk lebih dalam pada nafsu dan kekuasaan orang lain. "Jauhi kakakku. Kamu hanyalah hama menjijikan yang tidak pantas berada disekitarnya" "Mari kita lihat, siapa yang akan terbakar dalam permainan ini" "KAMU MILIK KAMI" *** ⚠️ TRIGGER WARNING ⚠️ Cerita ini mengandung konten dewasa & disturbing: - Kekerasan terhadap anak - Percobaan pembunuhan - Kekerasan fisik - Kekerasan verbal - Darah & deskripsi luka terbuka - Ableism: kebencian terhadap "ketidaksempurnaan" fisik *** HANYA ADA DI SINI DAN AKUN INI. KALO NEMU DITEMPAT LAIN, BERARTI PLAGIAT Tidak disarankan untuk pembaca di bawah 17 tahun, atau yang memiliki trauma terkait kekerasan keluarga/disabilitas. Semua gambar yang ada by pint
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jangan Halangi Pensiun Diniku, Mas Aktor!
  • Hello, Mr. Mafia!
  • Cinta Yang Tumbuh Bersama
  • Side Character Syndrome
  • AVISENA
  • Stuck Between The Pags
  • [TAMAT] Help, I'm a Zombie!
  • Ervan Carolline
  • The Last Antagonis
  • NEALINE : Blood and Ice Cream

"Kenapa harus repot-repot jadi antagonis pembuat onar kalau kamu bisa jadi sosialita gabut yang kaya raya?" Terjebak masuk ke dalam novel sebagai Sherly Valerius adalah sebuah bencana. Dalam cerita aslinya, putri konglomerat egois ini berakhir tragis dan bangkrut karena terobsesi mengejar aktor sombong bernama Arkan Pratama, serta berakhir diusir dari dunia hiburan karena menindas pemeran utama wanita. Begitu mengambil alih tubuhnya, aku langsung mengambil keputusan tegas: Blokir Arkan, amankan aset, dan mari pensiun dini! Untuk apa mengemis cinta, jika aku punya kartu kredit tanpa batas dan status sebagai istri rahasia dari Christian Reynald-aktor papan atas atau kaisar film tertampan se-nasional yang rutin memberi nafkah tapi jarang pulang? Pernikahan bisnis kami berjalan sangat ideal: dia sibuk dengan dunianya, dan aku sibuk menguras uang untuk membeli hal-hal random yang fungsional. Berbekal kekayaan keluarga Valerius yang ugal-ugalan, aku memutuskan untuk hidup santai, menyalurkan hobi belanja yang absurd, dan menikmati status pernikahan yang super damai ini tanpa peduli plot aslinya lagi. Namun, keputusanku untuk lepas tangan dari alur novel justru memicu rentetan kejadian absurd. Di dunia ini, sekecil apa pun kelakuan ajaib yang kulakukan demi menjaga kedamaian hidup dan menghabiskan uang, justru perlahan memancing rasa penasaran dari suami dingin yang seharusnya mengabaikanku selamanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines