Hak Milik (End)

Hak Milik (End)

  • WpView
    Reads 80,614
  • WpVote
    Votes 7,296
  • WpPart
    Parts 36
WpMetadataReadMatureComplete Sat, Aug 15, 2026
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Psychological
Survival
Fantasy
"Lebih baik aku tiada dalam kandungan, dari pada harus terlahir tapi terbunuh secara perlahan" Dengan terlahir kembali akan menjadi Kesempatan kedua, atau penjara lain nya? *** "Aku sudah pernah mati sekali. Jadi, jangan berekspektasi terlalu tinggi" Kematian Cakra Dirgahara bukan akhir, tapi undangan untuk semuanya. Terjebak dalam permainan kekuasaan, dikelilingi oleh orang-orang yang memiliki obsesi gila padanya, dia harus bertahan dalam situasi dan dunia yang berbeda. Dengan kesempatan kedua, Cakra berusaha untuk mengambil kontrol atas hidupnya. Tapi setiap langkah yang ia ambil justru malah semakin membawanya masuk lebih dalam pada nafsu dan kekuasaan orang lain. "Jauhi kakakku. Kamu hanyalah hama menjijikan yang tidak pantas berada disekitarnya" "Mari kita lihat, siapa yang akan terbakar dalam permainan ini" "KAMU MILIK KAMI" *** ⚠️ TRIGGER WARNING ⚠️ Cerita ini mengandung konten dewasa & disturbing: - Kekerasan terhadap anak - Percobaan pembunuhan - Kekerasan fisik - Kekerasan verbal - Darah & deskripsi luka terbuka - Ableism: kebencian terhadap "ketidaksempurnaan" fisik *** HANYA ADA DI SINI DAN AKUN INI. KALO NEMU DITEMPAT LAIN, BERARTI PLAGIAT Tidak disarankan untuk pembaca di bawah 17 tahun, atau yang memiliki trauma terkait kekerasan keluarga/disabilitas. Semua gambar yang ada by pint
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AVISENA
  • NEALINE : Blood and Ice Cream
  • XAVIER : The Silent Guardian
  • Second House√
  • NONA PEMILIK RUKO DI MASA APOCALYPSE
  • Hello, Mr. Mafia!
  • Side Character Syndrome
  • Cinta Yang Tumbuh Bersama
  • Welcome Home, Guiliano.
  • Stuck Between The Pags
AVISENA

Awal mulanya, Avisena hanyalah anak sekolah berandalan yang kenakalannya dibatas wajar. Namanya cukup terkenal dikalangan remaja wilayahnya. Kemampuan dia bertarung, beberapa aksi nekatnya dalam memperlihatkan jati diri. Prinsip hidup Avisena adalah hidup tanpa ada yang bisa merendahkan dirinya. Latar belakang keluarganya yang berasal dari kelas menengah ke bawah membuatnya gencar untuk melakukan segala cara agar bisa terus bertahan hidup. Ibundanya yang sudah lama meninggal, juga Ayah yang sama sekali tidak pernah memiliki peran apapun dalam hidup Avi dan kedua saudaranya. Hingga suatu saat dia terjebak dalam kesepakatan bisnis ilegal yang sama sekali tidak terduga. Menjadi bodyguard seorang gadis kaya dari keturunan pembisnis gelap. Hidup Avisena yang sebelumnya tenang damai, seketika berubah drastis penuh rintangan. "So, kalian semua emang dari kecil dilatih buat jadi bodyguard sialan keluarga gila ini?" "Lo tanda tanganin kontrak kerja sebelumnya?" Avi mengerjap polos, "iya." "Lo baca?" "Eh, nggak. Gue pikir itu cuma kertas formalitas doang," katanya sudah berpikir ada yang salah di sini. Lantas, pria itu memijat pangkal hidungnya, merasa pusing menghadapi bocah sekolah yang seperti tersesat dalam tempat yang bukan seharusnya ia tahu. "Yang lo tanda tangani itu kontrak kerja seumur hidup, Avisena. Lo tanda tangani dokumen itu yang berarti lo nyerahin hidup lo sepenuhnya sama keluarga Wijaya." Saaat itulah mata Avi membelalak lebar. "NGGA MUNGKINNNN!!!!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines