YOUR GRACE, KILL ME NOW (republish)

YOUR GRACE, KILL ME NOW (republish)

  • WpView
    Reads 455
  • WpVote
    Votes 44
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Apr 12, 2026
Tidak semua anak dilahirkan untuk dicintai, menjalani kehidupan sesuai keinginan sendiri. Separuh dari mereka ditanam. Dirawat. Dibesarkan untuk dipanen. Nilai mereka ditentukan sejak awal oleh urutan lahir, oleh jenis kelamin, oleh seberapa besar keuntungan yang bisa mereka berikan pada keluarga. Sebagai anak perempuan kedua, nasibnya sudah ditentukan bahkan sebelum ia lahir. Ia bukan pewaris, bukan kebanggaan, bukan pula pusat perhatian. Ia hanyalah cadangan. Cadangan yang suatu hari akan dijual entah kepada pria hidung belang, atau rumah bordil. Namun keadaan berubah. Bukan menjadi lebih baik, melainkan lebih kejam. Setelah skandal saudarinya, keluarga Brenhoffen tetap bersih tanpa cela, sementara Delmora Gretl yang masih suci dijadikan pengantin pengganti untuk menikah dengan pria yang bahkan bangsawan lain enggan menyebut. Duke De Bjornholt, pembantai yang membunuh keluarganya sendiri. Karena, jika dia yang mati, keluarganya tidak peduli. Hidup ini tidak adil. Dia seperti barang yang dijual. "Bunuh aku, Yang Mulia." "Kau yakin?" Karena di dunia yang memperlakukannya seperti barang, kematian terdengar seperti kebebasan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • La Señora
  • 𝐂𝐑𝐈𝐌𝐒𝐎𝐍 [𝐌]
  • LUST MERCY
  • The Devil of Senacho ( On Going)
  • APOCALYPSE
  • MINE TO HOLD! [RE-UPLOAD!]
  • Dark Symphony In a Dollhouse
  • The King of Tenebris Inferni
  • The MAN in Jail
  • Eternal Secrets (revisi)

Obsesi yang mengatasnamakan cinta. Merenggut, menarik, memaksanya untuk berjalan di dalam kegelapan. Nour Valle Lenero merelakan kehidupanya dikendalikan oleh sosok suami yang misterius. Isaac Mallen Vargas-pria kejam berhati dingin yang mampu membunuh tanpa pandang bulu. Mencoba berlari dari dekapan kegelapan malah membuatnya semakin dirundung ketakutan. Ketika ia menjerit membeberkan semua ketakutan serta rasa sakitnya selama ini akibat obsesi pria itu, dengan entengnya dia membalas, "Aku tak pernah menyakiti dirimu. Ketakutanmu akan diriku lah yang menyakiti dirimu sendiri. Aku malah sangat ... mencintaimu, Istriku." WARNING!!! 21+ TERDAPAT BANYAK ADEGAN KEKERASAN, SEX, DAN PEMBUNUHAN BERDARAH SERTA KATA-KATA KASAR! HARAP BIJAK DALAM MEMILIH BACAAN.

More details
WpActionLinkContent Guidelines