Twisted loyalties

Twisted loyalties

  • WpView
    Reads 59
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 31, 2026
dunia mengenalnya sebagai pengusaha tersebar pemilik kerajaan bisnis yang memiliKI sektor dan di hormati banyak orang. tapi dibalik itu semua tersembunyi kebenaran yang jauh lebih gelap. pond naravit adalah pemimpin mafia paling kejam dan berpengaruh di dunia. tak ada yang berani yang menentangnya. keputusan yang dia buat selalu mutlak, dan kelemahan adalah hal yang tidak pernah ia izinkan ada dalam dirinya. namun, satu-satunya dalam pertahanannya.... adalah phuwin tangsakyuen. sebagai sekretaris pribadi, phuwin selalu berada di sisi pond, mengetahui jadwalnya, rahasianya bahkan sisi dirinya yang tak pernah ditunjukan ke dunia luar. phuwin tahu perasaan itu ada. phuwin tahu perasaan itu ada. tatapan pond yang berbeda, perhatian kecil yang tak pernah ia brerikan pada orang lain. tapi pond tidak pernah mengakuinya. baginya, cinta adalah kelemahan. dan dalam dunia yang ia kuasai, kelemahan berarti kehancuran. phuwin memilih diam. bukan karena tidak tahu, tetapi karena ia menunggu. menunggu pond untuk berhenti bersembunyi di balik kekuatannya... dan mulai jujur pada dirinya sendiri. di antara kekuasaan, darah, dan penghianatan, perasaan mereka terjebak dalam permainan berbahaya. karena dalam dunia pond, satu kesalahan kecil saja.... bisa menghancurkan segalanya, termasuk orang yang paling ia lindungi.
All Rights Reserved
#38
darkromace
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Salah Status
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Nakula
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Prahara Lamaran [END]

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines