Serafina tahu betul akhir dari setiap bab dalam novel 'true love' yang ia baca. Ia tahu siapa yang akan mencintai, siapa yang akan berkhianat, dan siapa yang akan hancur lebur di bawah kaki para penguasa sekolah elite tersebut. Namun, ia tidak pernah membayangkan bahwa ia justru akan terbangun di dalam raga Liora Seraphina-karakter figuran yang namanya saja nyaris tidak berarti. Liora adalah pion. Sebuah batu loncatan yang diletakkan penulis hanya untuk dipatahkan demi memuluskan jalan sang antagonis pria menuju gadis impiannya. Namun, saat Serafina membuka mata dan menatap cermin, ia melihat sesuatu yang tidak ada dalam deskripsi novel. Dengan pengetahuan tentang masa depan yang terkunci rapat di kepalanya, Serafina kini berdiri di ambang garis start-dua minggu sebelum tahun ajaran baru dimulai. Apakah ia akan mengikuti alur yang sudah tertulis, membiarkan dirinya menjadi umpan bagi takdir yang kejam?
Más detalles