We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Si Induk Semang

Si Induk Semang

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 31, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Slice of Life
Small town
Mystery
Katanya, jatuh cinta adalah awal dari sebuah hubungan. Namun, siapa sangka jika Arbian memulainya karena benar-benar terjatuh, jatuh dari atap rumah kontrakan. *** Arbian Gilang Pradana terpaksa pulang ke kampung halaman untuk mengurus kos-kosan dan rumah sewa peninggalan ayahnya. Ia tak pernah menyangka bahwa keputusan itu justru mempertemukannya dengan Yasmin Ivanya, seorang single parent yang tinggal di salah satu rumah sewanya. Bagi Yasmin, hidup sederhana bersama putra kecilnya sudah cukup membahagiakan setelah berhasil menjauh dari keluarga mantan suaminya. Namun, ketenangan itu perlahan hancur ketika teror misterius mulai menghantuinya. Arbian yang awalnya berniat membantu Yasmin justru ikut menjadi sasaran teror. Sementara Yasmin yakin, semakin Arbian terlibat, semakin besar pula bahaya yang mengancam mereka. Namun, alih-alih pergi, pria pemilik rumah sewa itu memilih bertahan dan mencari tahu siapa dalang di balik semua teror. Lantas, mampukah Arbian menjadi pelindung bagi Yasmin? Atau justru karena perasaannya pada perempuan itu berujung menyeret mereka ke dalam bahaya yang lebih besar? Publish : 31 Juli 2026 Finish :
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Círculo del Destino
  • Clause of Us
  • Silent Traces by the Sea
  • Love For Rent (Antagonist Love Story)
  • ONESHOOT 21+
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • GARWO KINASIH SANG DALANG
  • Pregnant With The Protagonist's Child (END)
  • My Celestia || Kabur dari Perjodohan, Jatuh ke Pelukan Konglomerat [21+]

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines