Di Asrama Itu, Aku Hidup.

Di Asrama Itu, Aku Hidup.

  • WpView
    MGA BUMASA 180
  • WpVote
    Mga Boto 18
  • WpPart
    Mga Parte 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Sun, Apr 26, 2026
Di suatu hari, hiduplah seorang remaja bernama Kioline Manuel Alaric. Ia bukan remaja yang menjalani hidup dengan mudah. Sejak kecil, kehidupannya dipenuhi dengan perbedaan perlakuan yang jelas di dalam keluarganya sendiri. Kioline tinggal bersama ayah, ibu, dan seorang adik perempuan. Adiknya bernama Ribka Budiman Alaric. Ayahnya bernama Cornelia Vanisha Daniel Alaric, yang biasa dipanggil Daniel, sedangkan ibunya bernama Indah Cahya Nabila, atau Indah. Di mata orang luar, keluarga itu terlihat biasa saja. Namun di dalam rumah, Kioline tumbuh dalam suasana yang jauh dari kata adil. Sejak kecil, Kioline sudah terbiasa mengalah. Apapun yang diinginkan Ribka hampir selalu dipenuhi tanpa banyak pertimbangan. Bahkan ketika Ribka menginginkan barang milik Kioline, orang tuanya sering kali meminta Kioline untuk menyerahkannya. "Kasihkan saja ke adikmu," adalah kalimat yang sangat sering ia dengar. Kalimat sederhana, tetapi perlahan mengikis rasa memiliki dalam dirinya sendiri. Baju, sepatu, hingga barang-barang kesayangannya sering kali harus berpindah tangan ke Ribka. Kioline tidak pernah benar-benar memiliki ruang untuk berkata "tidak". Tidak hanya soal barang, perlakuan dalam keluarga itu pun sangat berbeda. Kepada Ribka, Daniel dan Indah bersikap lembut, penuh perhatian, dan selalu menuruti keinginannya. Namun kepada Kioline, mereka cenderung dingin, keras, dan sering kali bersikap kasar tanpa alasan yang jelas. Kioline tumbuh dalam lingkungan yang membuatnya terbiasa diam. Ia belajar untuk tidak banyak meminta, tidak banyak berbicara, dan tidak berharap terlalu tinggi pada rumahnya sendiri. Karena setiap harapan di rumah itu sering berakhir dengan kekecewaan. Seiring waktu, rumah yang seharusnya menjadi tempat paling aman justru terasa seperti tempat yang menekan dirinya sendiri. Kioline mulai memahami bahwa ia tidak pernah benar-benar menjadi prioritas di dalam keluarganya. Saat ia memasuki suatu asrama, disanalah ia menemukan rumah keduanya.
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • CINTAKU NYANGKUT KE JURAGAN EMPANG (BXB)
  • TRANSMIGRASI SI PENIKMAT GOSIP (BL)
  • Sweet Home -Tentang Kita yang Memilih Tinggal NOMIN FT JISUNG
  • Boys In The Kost
  • Yang Mereka Panggil Si Cuek
  • INTROVERT ITU PACARKU  [Seni Memahami Caka] || [TAMAT]
  • Oneshot XingQiu/Qiu Harem

"Kayak kaca nako" ucap lanting Kurniawan pada emak nya yg sudah berusia 55 tahun, sangat ingin melihat nting menikah dan memiliki anak. "Bujug buneng, emak kaga capek apa ngejodohin nting sama kembang desa? dari RT Sono sampe RW Sono emak ajak semua kemari setdah. berasa jadi Narji lagi cari jodoh. beginian kayak Tek mi ot ya Mak?" lelah dengan perjodohan yg tiada henti, akhirnya lanting memiliki pujaan hati bernama Nira Mahesa. artis ibu kota yg diharuskan tinggal dipinggiran desanya tempatnya jauh dari mall, dan bioskop sebagai destinasi favorit Nira. bukan tanpa alasan Nira harus di desa, anak manja satu itu memang harus mengerti apa arti mandiri. Penasaran? stay tune ya.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman