Singgah Sementara

Singgah Sementara

  • WpView
    Reads 95
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 28, 2026
Rumah yang seharusnya menjadi tempat paling nyaman untuk pulang justru menjadi ruang yang dipenuhi gema perdebatan. Dinding-dindingnya tak lagi menyimpan tawa, melainkan menyerap suara teguran yang berulang Seorang gadis tumbuh dengan hati yang dipenuhi tekanan. Perbandingan demi perbandingan membuatnya merasa tak pernah cukup. Kata-kata yang seharusnya membangun justru menjelma menjadi luka yang tak kasatmata Ketakutan menjadi bayangan yang setia mengikuti. Banyak pertanyaan berputar di kepalanya, dan tak pernah benar-benar mendapat jawaban "Mengapa sosok yang seharusnya melindungi justru menyakiti?"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ELION (bl)
  • desa kawitan [END]
  • ELIAN
  • The Antagonis Hates Socializing [End]
  • Auto Save!
  • Secret Relationship
  • LINTANG PANJER WENGI END
  • Lysander Lowell De Villiers
  • Desa Jragat [End] [Revisi]

"papa! papa tau gak?! pelbedaan papa sama bintang?" "Tidak sayang, apa itu?" "Enggak ada bedanya sama sama indah dan enak di lihat, papa itu kayak bintang! indah! indah banget!" "Haha! tahu darimana kalimat itu sayang?" "Dali buku hehe! papa suka nggak?" "Hum, suka sayang." "Hihihi~ Lio love papa!" "papa lebih mencintaimu." ____ bxb!

More details
WpActionLinkContent Guidelines