Altha adalah karyawan yang hidupnya dihabiskan untuk bekerja. Lembur tanpa henti, mengejar bonus, dan menelan lelah seolah itu hal biasa. Dari sudut pandangnya, hidup orang lain-terutama atasannya, Altharion Valerius-terlihat jauh lebih mudah. Sementara ia sendiri perlahan tenggelam dalam rutinitas yang melelahkan.
Satu-satunya pelarian Altha hanyalah sebuah game fantasi-dunia sihir, kerajaan, dan iblis. Di sana, ia justru tertarik pada satu karakter yang paling dibenci: Altha Dravenoir, seorang wanita kejam yang kehilangan segalanya di akhir cerita.
Namun semuanya berubah ketika sesuatu yang tak seharusnya terjadi... benar-benar terjadi.
Altha terbangun di dalam tubuh karakter tersebut.
Di dunia itu, manusia-khususnya para healer-memegang kekuasaan tertinggi, sementara iblis hanya hidup sebagai makhluk terikat kontrak. Sebagai putri Maharani Athena Umbraa, Altha seharusnya memiliki segalanya. Tapi kenyataannya, ia hanyalah bayangan yang diabaikan, dikalahkan oleh sosok yang lebih dicintai-Virelya Umbraa.
Lebih buruk lagi, tubuh ini menyimpan kebencian yang bukan miliknya.
Tiga iblis yang terikat kontrak dengannya- Rael Aetheris,
Zyren Morvane,
dan Yinyue Virelion-
tidak melihatnya sebagai tuan, melainkan sebagai musuh.
Dan ada satu aturan yang tidak bisa diabaikan:
Jika kebencian mereka mencapai 100%, maka kematian adalah akhir yang pasti.
Kini, Altha harus bertahan hidup di dunia yang sudah menentukan akhir tragisnya. Menghadapi keluarga yang tidak pernah menginginkannya, cinta yang telah direnggut, dan tiga iblis yang menunggu kejatuhannya.
Ia tidak punya pilihan selain mengubah segalanya.
Karena kali ini, Altha tidak akan mengikuti alur cerita.
Ia akan menulis takdirnya sendiri.
All Rights Reserved