We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
RION
  • WpView
    Reads 2,224
  • WpVote
    Votes 89
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 10, 2026
WpInfo
Fiction
Social Themes
Grief and Bereavement
Family Life
Abuse and Trauma
𝙍𝙞𝙤𝙣 𝘼𝙧𝙡𝙖𝙣𝙠𝙖 𝙉𝙖𝙫𝙖𝙧𝙚𝙯, laki-laki yang masa kecilnya dipenuhi dengan cahaya kebahagiaan sebelum tragedi kelam menimpa keluarganya. Kejadian itu membuat Rion dibenci dan diperlakukan tak layak oleh keluarga nya sendiri. Rion yang masih 4 tahun itu ditinggal oleh abangnya untuk selamanya, dan sialnya hal itu memicu kebencian dari keluarganya sendiri. Rion yang masih kecil tidak mengerti apa itu tiada? apa itu meninggal dunia? Semua keluarganya bilang, ini salah Rion. Tapi, Rion tidak menyerah. Ia bertahan sampai hari ini, ia sudah dewasa, sekolah di SMA BHAYANGKARA. cacian, makian, dan pukulan ia terima sejak ia SD. Terbiasa, itu hal yang kini Rion rasakan. Rion tak menyerah, tak berniat untuk bunuh diri karena baginya, bunuh diri itu tak berguna. Sampai dimana hari ia harus bertanya "kalau gue nyusul bang Naren, ada yang nangisin ngga?" cerita murni dari pikiran ku sendiri. maaf kalau ga sesuai ekspektasi, gasuka skip. cerita pertama ku, maaf kalau masih agak kikuk😁 Jika ada kesamaan alur atau nama tokoh aku minta maaf karena aku gatau🙏 ⚠️banyak typo dan kata-kata kasar mohon bijak dalam membaca, ambil baiknya dan buang buruknya. janlup pencet tanda bintangnya and follow akun kecil aku, heheh... makasiih
All Rights Reserved
#187
luka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dua Langit Berbeda
  • MOTHER
  • Stealing My Husband
  • ATMA FATAMORGANA
  • BOUND WITHOUT LOVE (END)
  • My Step Mom? [END] ✔️
  • GAREL ; POSESIF BROTHER
  • The Place You Left Me (Menuz) [END]
  • Unexpectedly Yours
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?! (Hiatus)

Dua anak kembar yang terpaksa terpisah sejak tangis mereka pertama kali terdengar di bumi-sang ibu membawa Saka, sang ayah membawa Kael. Satu tumbuh dalam kehangatan dan prestasi, dikelilingi senyum dan harapan. Satu lagi belajar bertahan di rumah yang keras, memeluk mimpi di dalam air, lalu kehilangannya oleh tangan yang seharusnya melindungi. Mereka hidup di dunia yang sama, bersekolah di tempat yang sama, bahkan memiliki wajah yang hampir serupa. Namun tidak pernah tahu bahwa darah yang mengalir di tubuh mereka berasal dari luka yang sama. Ini adalah kisah tentang keluarga yang retak, mimpi yang dipatahkan, dan dua saudara yang berjalan berdampingan tanpa pernah benar-benar bertemu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines