Leash || SUNSUN

Leash || SUNSUN

  • WpView
    Reads 285
  • WpVote
    Votes 43
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 11, 2026
"Gunakan aku. Jadikan aku satu-satunya tempatmu membuang amarahmu. Karena semakin sering kau melakukannya, semakin kau tidak akan bisa hidup tanpa kehadiranku di sini." Sunoo menarik tangannya dengan kasar, seolah baru saja menyentuh api. Dia mundur beberapa langkah, napasnya memburu. Dia merasa seperti sedang berdiri di tepi jurang, dan Sunghoon adalah kegelapan di bawah sana yang sedang merentangkan tangan untuk menangkapnya. "Kau gila," desis Sunoo. "Mungkin," jawab Sunghoon datar sambil mengusap sisa susu di pipinya dengan punggung tangan. "Tapi kita berdua tahu, besok pagi kau akan datang lagi padaku. Kau butuh aku untuk merasa 'hidup', bukan?" Sunghoon berdiri pelan, meski seragamnya kotor dan bau, dia berjalan melewati Sunoo dengan punggung tegap. Dia tidak menoleh. Dia membiarkan Sunoo berdiri mematung di tengah gudang yang gelap, sendirian dengan emosinya yang meluap-luap. Di sana, di bawah lampu neon yang hampir mati, Sunoo menyadari satu hal yang paling mengerikan: Dia pikir dia sedang memegang ujung tali yang mengikat leher Sunghoon. Namun nyatanya, Sunghoon-lah yang baru saja mengikatkan tali itu ke leher Sunoo, dan Sunghoon membiarkan Sunoo sendiri yang memegang ujungnya-sebuah ilusi kendali yang akan menghancurkan Sunoo sampai ke akar-akarnya.
All Rights Reserved
#651
sunsun
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nakula
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Salah Status
  • Nala dan Mas Juragan
  • Prahara Lamaran [END]
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
Nakula

[Belum direvisi] Bagaimana perasaan kalian jika memiliki pacar yang begitu sempurna. Bukan hanya dari fisiknya dan wajahnya tapi juga prestasi yang dia miliki. Rasanya itu sebuah anugerah, bukan? Itulah yang dirasakan oleh Jia Ayunara. Gadis biasa yang memiliki wajah tembam dan badan sedikit berisi. Baginya dia tidak ada cantik-cantiknya. Tentunya dia senang dan lebih tepatnya sangat senang. Hingga suatu hari, Jia baru sadar jika apa yang sudah dia lakukan adalah hal yang salah. Memang seharusnya sedari awal dia tidak menerima semua itu. Apa yang mereka katakan tentang pacarnya dan primadona sekolah memang benar. Mereka sama. Mereka sederajat dan ciuman yang dia lihat sudah menjawab semuanya. Nakula Janendra Damayantra bukan hanya mengajarkannya cinta tapi juga mengajarkannya makna sakit hati. Putus adalah jalan terbaik bagi Jia dan juga awal gila yang dia lakukan. Nakula tidak akan pernah membiarkan hal itu terjadi. [Start: 13 Desember 2025]

More details
WpActionLinkContent Guidelines