SUNYA, 1835

SUNYA, 1835

  • WpView
    LECTURES 14
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Chapitres 2
WpMetadataReadContenu pour adultesEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mer., mai 6, 2026
Lima tahun setelah perang Gelirya (Perang Diponegoro), pada tahun 1835 di Yogyakarta. Rakyat Pribumi memutuskan untuk mengungsi. Sebagian warga menolak untuk melakukan peperangan lagi. Sebagian lagi kabur untuk sekedar menyelamatkan nyawa mereka. Eropa dan Belada seperti sebongkah benteng yang kokoh. Bahkan pada saat itu, korban dari pihak Hindia Belanda mencapai 200.000. Tak ayal, para tokoh peperangan pada saat itu tidak menginginkan untuk mengikuti perang lagi. Raden Pramoedya tak pernah absen untuk berperang. Ia terkenal dengan kekuatan perkasanya yang abadi. Koneksinya begitu kuat, sehingga ia terus diandalkan. Banyak kolega bisnis dari usaha dangangnya yang turut membantu Pramoedya kala itu. Demi kemerdekaan Hindia Belanda, Raden mempertaruhkan nyawanya untuk mengabdi. Ketekunannya begitu kuat, sehingga ia bisa mempertahankan segalanya sendirian. Namun, pertemuannya dengan gadis Penghibur (Gundik) di pesanggrahan dekat dengan Pelabuhan Donan, membuat hatinya goyah. Mata sendu dengan pipi merah yang alami itu membuat Pramoedya tak bisa berkutik. Hatinya selalu berkata untuk terus bersama dengan gadis itu. Entah kisah seperti apa yang ia alami pada masa lalu. Tetapi, gadis itu benar-benar menyita perhatiannya. Namanya Sunya, yang berarti kesepian.
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • SUAMI KAISAR
  • Para ibu generasi tahun 60-an dimanipulasi secara mental
  • Permaisuri Palsu dan Harem Yang Kucuri
  • SINGASARI, I'm Coming! (END)
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • Duchess of Valtor
  • 𝐒��𝐓𝐎𝐑𝐘 𝟏𝟗𝟔𝟓 ║𝐏𝐈𝐄𝐑𝐑𝐄 𝐓𝐄𝐍𝐃𝐄𝐀𝐍
  • Asmaranala

Li Jin, putra sah utama dari Kediaman Dingbei Wang, harus meregang nyawa secara mengenaskan akibat konspirasi kejam dan tikaman dari orang-orang yang paling ia percayai dan ia bela setengah mati. Namun, di saat ia memejamkan mata untuk selamanya, Li Jin justru terbangun kembali di masa lalu ketika ia masih berusia enam tahun! Terlahir kembali dengan membawa seluruh ingatan dari kehidupan lalunya, Li Jin menolak untuk kembali menjadi pemuda lemah, naif, dan penyakitan. Dengan kecerdasan dan perhitungan yang dingin, ia perlahan-lahan mulai mencabik-cabik topeng kepalsuan orang-orang disekitarnya, membalikkan setiap fitnah mematikan, dan dengan cepat mengamankan posisinya sebagai Shizi (Pewaris Sah) yang dianugerahkan langsung oleh Kaisar. Namun, arena balas dendam Li Jin tidak hanya berhenti di halaman belakang keluarganya. Memasuki istana kekaisaran Dinasti Daxia yang penuh dengan tipu muslihat, Li Jin sengaja mendekati Pangeran Ketujuh, Ying Yuan. Di kehidupan sebelumnya, pangeran yang bernasib malang dan selalu mengenakan topeng inilah satu-satunya orang yang mengulurkan tangan menolong saat Li Jin dikhianati dan diburu hingga mati. Demi membalas budi dan menyingkirkan musuh-musuh lamanya yang munafik di masa depan, Li Jin bertekad untuk menjadi pelindung sekaligus perancang strategi utama bagi Ying Yuan. Ia melindungi sang pangeran yang bertingkah penuh kewaspadaan layaknya "anak serigala kecil yang terluka", mengobati trauma-traumanya, dan secara diam-diam memupuk ambisi di hati Ying Yuan untuk merintis jalan berdarah menuju puncak takhta tertinggi.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu