HOME WITH YOU | MINWON FF 🔞

HOME WITH YOU | MINWON FF 🔞

  • WpView
    Reads 3,398
  • WpVote
    Votes 209
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Mar 31, 2026
WpInfo
Fanfic
Seventeen
Romance
(21+ Reading - please read on your own risk) Di mata keluarganya, Wonwoo hanyalah sebuah kegagalan yang tak kasat mata-anak tengah yang selalu dibanding-bandingkan dan dianggap beban. Hidupnya dijalani dengan kepala tertunduk, hingga sebuah tugas sederhana mengubah segalanya: ia diminta mengantarkan dokumen perjodohan adiknya kepada Mingyu, CEO tunggal yang memegang takhta kekuasaan penuh atas warisan besar keluarganya. Mingyu, yang terbiasa dengan kepatuhan dan kepalsuan, justru terpikat pada tatapan dingin namun rapuh milik Wonwoo. Di balik pintu-pintu hotel mewah dan pertemuan rahasia, Mingyu menawarkan dunia di mana Wonwoo bukan lagi "beban", melainkan "prioritas". Meski awalnya menolak karena tak ingin merusak masa depan adiknya, Wonwoo perlahan luluh. Perhatian Mingyu yang protektif menjadi candu yang berbahaya. Di saat adiknya sedang mempersiapkan gaun pengantin, Wonwoo justru terjebak dalam pelukan calon iparnya sendiri. Cinta ini salah, rahasia ini mematikan, namun bagi Wonwoo, Mingyu adalah satu-satunya orang yang membuatnya merasa benar-benar hidup.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PAMENGKU | NOMIN
  • Skripsi Dan Buku Nikah
  • TOUCH-ME-NOT [keonhyeon]
  • I'm Not Just a Figuran
  • Journey
  • Obsession Overdose
  • Possessive Male Lead
  • FRIEND'S? - KRATINGMEEN
  • The Threads We Left Behind {Marjames / JJujami}
  • SAIRISH

Sejak peristiwa itu, para sesepuh menetapkan satu pantangan yang tak pernah berani dilanggar. Tak ada yang benar-benar tahu apa yang terjadi puluhan tahun silam. Yang tersisa hanyalah cerita-cerita "konon" yang diwariskan dari mulut ke mulut. Tentang malapetaka yang selalu datang ketika kedua pamengku berdiri di pendapa yang sama. Tak seorang pun berani mempertanyakan kebenarannya. Hingga Manggala Paramayoga mulai bertanya... Apakah pantangan itu benar-benar ada?

More details
WpActionLinkContent Guidelines