Diary Saka || CORTIS SEONGHYEON ||

Diary Saka || CORTIS SEONGHYEON ||

  • WpView
    Reads 1,724
  • WpVote
    Votes 249
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 2, 2026
FRIENDSHIP✅️ "Gue mau ke angkasa Kal, lo mau ikut?" -Saka. "Anggap gue rumah kalian. Kalau ada apa-apa, jangan sungkan mampir, curhat aja sama gue. Cowok nangis bukan berarti lemah, kita ini manusia." -Saka Saka Kaivan Aksara adalah remaja berlesung pipi yang tampak sempurna. Namun, di balik kemewahan rumah dan gelar dokter kedua orang tuanya, Saka hanyalah "pajangan" yang terabaikan. Bagi Saka, rumah hanyalah gedung kosong sejak neneknya tiada. Hanya bersama Kalandra dan sahabatnya, Saka merasa memiliki keluarga yang sesungguhnya. Kehidupan Saka mulai berubah saat ia tak sengaja bertemu Aura. Kesamaan nasib membuat Saka bertekad menjadi satu-satunya jendela bagi Aura untuk melihat dunia. "Ra! Buka jendelanya! Ada pangeran di bawah nih!" -Saka Saat kebenaran mulai tersingkap, sebuah penyesalan besar menghantam semua orang. Ini tentang Saka yang berjuang menemukan harga dirinya sendiri di tengah keluarga yang tak pernah menganggapnya ada. Apakah penderitaan Saka akan terbayar dengan kesadaran orang tuanya? Atau justru semuanya sudah terlambat?
All Rights Reserved
#9
sakit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nirwana ; Visrambha
  • Arah Pulang  ✓
  • Biru yang Tak Bertemu
  • five siblings
  • PARADOX. [ Seonghyeon × Keonho ]
  • Kalau aku pergi,siapa yang menjaga mereka?
  • Classmate 2 : LITHOS
  • Jogja, Saat Itu
  • TAKDIR NESTAPA SANG LARA
  • Lima Raga Satu Cerita

Kisah tentang lima anak yang tumbuh di rumah yang terlalu sunyi untuk disebut hidup, namun terlalu penuh luka untuk disebut mati. Mereka belajar berjalan di atas hari-hari yang retak, saling menggenggam satu sama lain agar tidak jatuh lebih dalam. Di dunia yang tidak pernah memilih untuk lembut pada mereka, mereka menemukan kehangatan kecil dalam sebuah hubungan yang disebut Keluarga. Mereka adalah bukti bagaimana cahaya dapat muncul bahkan dari tempat yang paling gelap, tentang bagaimana bertahan kadang lebih mulia daripada menang, dan bagaimana keluarga yang hancur tetap bisa menciptakan ruang untuk saling menyelamatkan. ••• 🥈#MARTIN in Desember

More details
WpActionLinkContent Guidelines