We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
HATE UNDER ENCRYPTION

HATE UNDER ENCRYPTION

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 28, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
First Love
Action and Thriller
Survival
Bagi Arkananta, Zevanya adalah pengkhianat yang pergi tanpa penjelasan. Bagi Zevanya, Arka adalah satu-satunya kelemahan yang harus ia hapus dari sistem hidupnya. Lima tahun berlalu, Zevanya kembali bukan sebagai kekasih, melainkan sebagai ketua mafia yang dingin dan penuh rahasia. Arka terobsesi membongkar alasan kepergiannya, tanpa menyadari bahwa beberapa enkripsi memang tidak seharusnya dibuka jika ia ingin tetap hidup. Di dunia Zevanya, cinta adalah bug yang mematikan. Dan Arka baru saja masuk ke dalam radar bahaya yang paling gelap. "Aku mengenkripsi identitasku bukan untuk bersembunyi darimu, tapi untuk memastikan namamu tidak pernah ada di daftar target kematianku." - Zevanya
All Rights Reserved
#377
darkromance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Prahara Lamaran [END]
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Kembang Desa
  • Salah Status [END]
  • Nakula
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines