My Loving Dream

My Loving Dream

  • WpView
    Membaca 14
  • WpVote
    Vote 2
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Mar 30, 2026
Jasmin tidak pernah menyangka bahwa pertemuan sederhana melalui seorang teman justru mengubah seluruh dunianya. Awalnya hanya sekadar perkenalan singkat senyum sopan, percakapan ringan, dan tatapan yang terlalu lama untuk disebut kebetulan. Pradipta Wibowo bukan tipe pria yang mudah ditebak. Tenang, percaya diri, dan memiliki cara berbicara yang mampu membuat siapa pun merasa menjadi satu-satunya orang di ruangan itu. Ada sesuatu dari dirinya yang membuat Jasmin selalu ingin tahu lebih jauh... meski ia sadar, rasa penasaran seringkali menjadi awal dari sesuatu yang berbahaya. Dari obrolan kecil yang terasa hangat, menjadi pertemuan yang sulit dilupakan. Dari sekadar teman, berubah menjadi seseorang yang kehadirannya selalu dirindukan. Setiap sentuhan tak sengaja, setiap perhatian kecil, setiap kalimat sederhana-semuanya perlahan menyalakan gairah yang tak bisa lagi diabaikan. Namun, perasaan tidak selalu berjalan lurus. Ada ego, ada keraguan, dan ada luka yang diam-diam berusaha mereka sembunyikan. Ketika batas antara keinginan dan kenyataan semakin tipis, Jasmin harus memilih... apakah ia siap terjatuh lebih dalam pada Pradipta Wibowo, atau justru melindungi hatinya sebelum semuanya terlambat? Karena terkadang, cinta yang datang dengan sensasi paling indah... juga membawa risiko paling menyakitkan.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Nala dan Mas Juragan
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Salah Status
  • Nakula
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Prahara Lamaran [END]

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan