Cinderella Antagonis

Cinderella Antagonis

  • WpView
    Reads 109
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 1, 2026
"Seberapa jauh kau akan melangkah untuk menghancurkan mereka yang menghancurkanmu?" ​Ivy mengira kematian Putri Calanthe di dalam novel hanyalah tinta di atas kertas. Namun, saat ia terbangun sebagai sang putri di sebuah gudang kotor, ia sadar: penderitaan itu nyata. Dengan ibu yang menunggu hukuman mati dan tunangan yang memilih menikah dengan musuhnya, Ivy punya satu pertanyaan... "Mengapa harus mati sebagai korban jika ia bisa hidup sebagai pembalas dendam?" Di dunia yang tidak adil ini, apakah Ivy tetap menjadi putri yang baik, atau justru menjadi iblis yang paling ditakuti kerajaan?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Duke'S Red String
  • 𝐎𝐍𝐄 𝐒𝐇𝐎O𝐓🔞 •VKOOK
  • Shaenette: Skenario Kedua
  • GALEN PRADIPTA
  • New life, New problems [END]
  • A Family of Villains
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • Just let me live, Duke!
  • Sin of The Villainess
  •   My Switched Daughter END

Leya menghabiskan hidupnya melihat benang merah milik orang lain, tanpa pernah melihat miliknya sendiri. Hingga maut datang menjemput. Di bawah reruntuhan perpustakaan yang lumat oleh gempa, jari kelingking Leya tiba-tiba menyala. Di detik-detik terakhir napasnya, ia melihat benang itu terhubung pada seorang pemuda dengan wajah bersimbah darah. Namun, sebelum ia sempat meraihnya, kegelapan merenggut segalanya. Maut seharusnya menjadi akhir, tapi Leya justru terbangun sebagai anak rahasia di kediaman seorang bangsawan yang dingin di dunia yang asing. Dan ujung benang merah itu kini bertaut pada sosok yang paling seharusnya ia hindari. Sosok yang bisa menghancurkan hidup barunya dalam sekejap. Jika benang merah takdir konon tak pernah salah, lalu mengapa Leya merasa takdir sedang berusaha membunuhnya untuk kedua kali? ©April, 2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines