the DEBT of BLOOD

the DEBT of BLOOD

  • WpView
    Reads 38,986
  • WpVote
    Votes 2,775
  • WpPart
    Parts 50
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 14, 2026
Valentiana Ysabelle Beaumont adalah definisi sempurna dari seorang alfa woman; ia cerdas, disegani di dunia korporat, dan membangun seluruh hidupnya dengan kemandirian yang mutlak. Baginya, segala sesuatu dalam hidup harus bisa dikendalikan dan memiliki logika yang jelas. Namun, kendali itu runtuh dalam satu malam hujan saat ia tanpa sengaja menolong seorang pria yang terkapar bersimbah darah di sebuah gang gelap. Mengandalkan insting kemanusiaannya, Valentiana memberikan pertolongan pertama dan menghilang sebelum pria itu sempat mengucap terima kasih. Pria itu adalah San Tiago Enzo Reyes, seorang berandalan bertato dengan reputasi mengerikan yang ternyata memimpin salah satu sindikat mafia paling ditakuti. Bagi San Tiago, bantuan Valentiana bukan sekadar pertolongan medis, melainkan sebuah "hutang nyawa" yang memicu obsesi gelap. San Tiago mulai masuk ke kehidupan Valentiana yang tertata rapi, menghancurkan batas-batas privasi sang Independent Woman tersebut dengan perlindungan yang bersifat posesif. Valentiana yang terbiasa memegang kendali kini harus berhadapan dengan pria yang tidak mengenal kata "tidak" dan terobsesi untuk memilikinya sebagai satu-satunya kelemahan di dunia bawah yang kejam. "Aku tidak butuh diselamatkan, San Tiago," desis Valentiana tajam. San Tiago hanya menyeringai, jemarinya yang bertato menyentuh dagu Valentiana dengan posesif. "Kau sudah melakukannya malam itu, Tesoro. Sekarang, giliran aku yang memastikan tidak ada orang lain yang berani menyentuh milikku." Tesoro (bahasa Italia untuk "Harta Karun") atau Sweetheart
All Rights Reserved
#5
jisoo
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A BEAUTIFUL LIE
  • DISASTER
  • Love in silence
  • GRAVITY
  • Mess with Mora!
  • I am on your back (END)
  • Soft For Her
  • Hidden Chains
  • When the Giant Loves The Small
  • ORBiT

"Dunia itu gelap, Gendis. Dan di dalam kegelapan, cuma gue yang bisa jadi mata lo." Gendis mengira kehilangan penglihatannya adalah tragedi terburuk dalam hidupnya. Ia salah. Tragedi yang sesungguhnya dimulai saat Elang Ardiansyah mengunci pintu kamar, melingkarkan gelang perak di pergelangan tangannya, dan berbisik tepat di depan bibirnya. "Lo nggak butuh cahaya. Lo cuma butuh gue." Bagi dunia, Elang adalah pahlawan. Bagi Gendis, Elang adalah sangkar emas yang perlahan-lahan merenggut napasnya. Di rumah ini, kebaikan adalah manipulasi, dan cinta adalah cara Elang memastikan Gendis tidak akan pernah bisa pergi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines