THE CHOOSEN POWERS

THE CHOOSEN POWERS

  • WpView
    Reads 45
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureComplete Fri, May 29, 2026
[ON GOING] Ratusan tahun berlalu, planet-planet terlahir kembali termasuk manusia. Namun diam-diam sosok yang berbahaya melarikan diri dari Galleria White. sosok itu mulai membuka kekuatan nya dari sekian lama, yaitu controller ball. Kekuatan ciptaan Sang Semesta namun dicuri dan disalah gunakan yang pada akhirnya kekuatan itu resmi menjadi milik sosok itu. Sebelum controller ball yang menghilang ribuan tahun lalu mulai menampak kan diri nya untuk invasi terhadap planet dan salah satunya adalah planet bumi. Kali ini Sang Semesta membiarkan cahaya dari galaksi itu memilih delapan pemudi untuk melindungi bumi tercinta mereka sebelum datangnya makhluk yang tak biasa manusia lihat. Perjalanan mereka juga akan mengungkap sebuah rahasia besar. "lakukan secepat mungkin sebelum bola itu yang sudah hilang akan mengendalikan manusia lagi!" Now this is the choosen powers tapi...Galleria White sangat dijaga ketat tanpa ada celah sedikit pun lalu siapa dalang yang membebaskan sosok itu? baru pertama kali, wajar kalau typo, atau ada kesalahan kata. update jumat - sabtu/gak sibuk ⚠️ Cerita ini terdapat adegan kekerasan, pembantaian, blood, bahasa yang kurang pantas, fiksi, mengandung lgbt, dan ini hanya karangan cerita dari otak penulis:) Happy reading y'all -from junggju
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • POSISI ORANG KE 3
  • Hearts2Hearts : short story
  • Carmen si kembang desa h2h
  • SAILED.
  •  7+8 = Babyhearts 𓆩♡𓆪
  • dari benci jadi cinta
  • S A T U K O S T - H E A R T S 2 H E A R T S
  • Back Together
  • Experiment 01
  • Behind Closed Door

Malam terakhir semester. Mereka duduk di rooftop apartemen sambil melihat lampu kota. Carmen mencium bibir Yuha pelan. "Dulu pacarku benci kamu." Yuha tertawa kecil. "Sekarang?" Carmen memeluknya erat. "Sekarang kamu pacarku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines