Revisi Anggaran Debar

Revisi Anggaran Debar

  • WpView
    Reads 356
  • WpVote
    Votes 67
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 21, 2026
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Psychological
Mystery
Romance
Di balik angka-angka anggaran yang dingin, ada detak yang tak pernah bisa dikendalikan. Revi, seorang perempuan karier yang cerdas, disiplin, dan terbiasa hidup dalam sistem birokrasi yang penuh aturan. Hidupnya terstruktur, logis, dan terkendali... sampai ia bertemu dengan Vincent, seorang diplomat Amerika yang karismatik, penuh pesona, namun menyimpan rahasia gelap di balik ketenangannya. Vincent bukan sekadar asing-ia adalah teka-teki. Setiap kata terasa seperti strategi, setiap tatapan menyimpan maksud tersembunyi. Ketika hubungan mereka semakin dalam, batas antara profesionalisme dan perasaan mulai kabur, menyeret mereka ke dalam permainan berbahaya yang melibatkan kekuasaan, manipulasi, dan kebenaran yang dipelintir. Bagaimana jika cinta yang tumbuh justru menjadi bagian dari permainan yang lebih besar? Karena dalam dunia ini, tidak semua yang terasa nyata bisa dipercaya. ⚠ Content Warning: Novel ini mengandung tema psikologis yang cukup intens, termasuk PTSD, anxiety disorder, overthinking, dan toxic relationship, yang mungkin memicu ketidaknyamanan bagi sebagian pembaca.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Almost Us
  • A Deal We Shouldn't Make
  • Yesterday's Talk
  • Distraksi Indah
  • Sewindu Merindu
  • Anakhonki do Hamoraon di Au ✓
  • Luka di Balik Jas Armani (ON GOING)
  • Luruh di Batas Salah
  • Starry Eyes | Simply Loving You
  • Dua Cincin
Almost Us

Delapan tahun lalu, Nadia pergi tanpa menoleh, meninggalkan janji dan seseorang yang tak pernah benar-benar ia lupakan. Kini, di balik meja rapat dan layar presentasi, ia kembali dipertemukan dengan Elan pria yang dulu pernah ia cintai diam-diam, dan yang kini menatapnya seperti orang asing. Waktu mengubah banyak hal, kecuali luka yang belum sempat sembuh dan kata-kata yang tak pernah terucap. Di antara profesionalisme yang dipaksakan dan kenangan yang membayangi, keduanya terjebak dalam permainan hati yang tak lagi sederhana. Apakah cinta yang terabaikan bisa hidup kembali? Atau mereka hanya kembali untuk menyakiti satu sama lain sekali lagi?

More details
WpActionLinkContent Guidelines