The Day We Had to Say Goodbye

The Day We Had to Say Goodbye

  • WpView
    Reads 248
  • WpVote
    Votes 129
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 30, 2026
Tidak semua cinta berakhir dengan kebahagiaan. Ada yang harus berhenti... meski hati masih ingin bertahan. Di sebuah hari yang tampak biasa, dua hati dipaksa memilih jalan yang berbeda. Bukan karena mereka berhenti saling mencintai, tapi karena keadaan yang tak pernah mereka rencanakan. Kenangan yang dulu terasa hangat kini berubah menjadi luka yang diam-diam mereka simpan. Mereka pernah tertawa bersama, bermimpi tentang masa depan yang sama, dan berjanji untuk tidak saling meninggalkan. Tapi hidup punya caranya sendiri untuk menguji-dan hari itu datang, hari di mana mereka harus mengucapkan selamat tinggal. Apakah cinta benar-benar berakhir saat perpisahan terjadi? Atau justru tetap hidup... dalam diam dan kenangan?
All Rights Reserved
#479
perpisahan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Perfect Model ( Republish )
  • SHEA SANG FIGURAN
  • Fraktal Rahasia (Selesai)
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • Bound to Him
  • Shadow in the Lab
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • Defiant [END]
  • Hello, Mr. Mafia!

18+ .. Melangkah anggun dipanggung peragaan busana sudah menjadi kebiasaannya, sejak Invanya memutuskan untuk terjun sebagai seorang model. Setiap pijakan kakinya bagaikan alunan musik yang memabukkan jiwa. Gerakannya sungguh memikat hati para pelihat. Pesonanya terlalu memancar sehingga pupil mata mereka selalu membesar. Prestasi perempuan itu pun tak perlu diragukan lagi, Invanya telah meraih gelar sebagai model terbaik. Popularitasnya semakin meningkat, banyak yang memuja serta menjadikan inspirasi dikalangan dunia fashion show. Tetapi bagi Raefan. Ini bukan kebanggaan semata! Fenomena akan terjadi, bahkan pusaran rasa menyatu dalam satu jiwa. Ya! Invanya berada dalam genggaman Raefan, cengkeramannya begitu kuat. Invanya tak mungkin bisa lepas darinya. Mari kita lihat apakah Invanya mampu mengendalikan cengkeraman itu? Dan satu hal penting. Ini bukan tentang rasa, melainkan hasrat yang menggebu.​ ... PENASARAN? BACA SAMPAI SELESAI... JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KALIAN VOTE, FOLLOW, AND COMENT. SHARE REKOMENDASIKAN BOLEH BANGET BANGET HIHIHI . . . . . Me 👋 _jiwangantuk

More details
WpActionLinkContent Guidelines