"jika kau pernah tinggal terlalu lama di sesuatu yang tak pernah benar-benar menjadi milikmu, mungkin ini adalah tempat di mana sisa-sisamu akan mengenali bentuk semulanya sendiri"
Jejak Asimetris adalah rangkaian ratap yang tumbuh dari hubungan yang tak pernah benar-benar saling memiliki dalam ukuran yang sama, yang tak pernah benar-benar melangkah dengan takaran yang rata, bahkan yang tak pernah benar-benar mencintai dengan seluruh keringat yang nyata.
Jejak Asimetris tidak bercerita tentang awal yang gemilang atau akhir yang tegas, melainkan tentang sesuatu yang perlahan berubah, perlahan meredup, hingga akhirnya selesai tanpa pernah benar-benar diakhiri.
Di dalamnya, menyemat "aku" yang berjalan lebih jauh dari yang semestinya, menunggu lebih lama dari waktu yang dijanjikan, dan menjaga sesuatu yang sejak awal tidak dijaga bersama. Sementara "kau" hadir dalam bentuk yang tak utuh, terkadang dekat, terkadang menjauh, terkadang tinggal hanya sebagai bayang yang tak bisa digenggam. Dari segala ketidakseimbangan itu, lahirlah perasaan yang menumpuk diam-diam, mengendap, mengendap, mengendap hingga tak lagi bisa dibedakan antara cinta, kebiasaan, dan kehilangan.
Buku ini menelusuri ruang-ruang yang jarang disadari, celah-celah sunyi tempat perasaan tidak pernah benar-benar diberi nama, dan suara-suara yang gugur sebelum sempat dimengerti. Segala yang tertulis di dalamnya tidak berusaha memperbaiki, tidak pula berjanji menenangkan, melainkan hanya menemani sesuatu yang telah lama retak agar dapat dikenali tanpa perlu disangkal, atau bahkan dipungkiri.
Buku ini tidak menjual obat, tidak pula menawarkan peta, atau bahkan kompas. Buku ini hanya menyuguhkan jejak-jejak yang mungkin terasa asing, hingga perlahan kau sadari, dan itu adalah notasi kasar dari keseluruhan aku, kau, dia, atau mereka yang tengah berusaha menjadi penopang badai perasan-seorang diri.
Banzayn
All Rights Reserved