algoritma pembunuhan

algoritma pembunuhan

  • WpView
    Membaca 0
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Apr 1, 2026
Kematian Nia seharusnya jadi akhir. Siswi ceria itu ditemukan tak bernyawa di belakang gedung sekolah, dan semua orang sepakat untuk percaya satu hal yang sama—itu hanya kecelakaan. Semua orang… kecuali Kinan. Ada sesuatu yang terasa salah. Dan perasaan itu berubah jadi ketakutan saat Kinan menemukan catatan di ponsel Nia—berisi nama, waktu, dan pola yang aneh. Nama mereka ada di sana. Awalnya hanya rasa penasaran. Tapi semakin Kinan, Dion, Wulan, Tria, dan Defon mencari tahu, semuanya berubah jadi mimpi buruk. Kejadian demi kejadian mulai cocok dengan catatan itu. Seolah-olah… semuanya sudah direncanakan. Ketakutan berubah jadi emosi. Emosi berubah jadi pertengkaran. Rahasia mulai terbongkar. Kepercayaan mulai runtuh. Dan yang paling menyakitkan— mereka mulai saling menyalahkan. Siapa yang salah? Siapa yang berbohong? Dan… siapa yang sebenarnya bermain di balik semua ini? Di antara kehilangan, pengkhianatan, dan emosi yang tak terkendali, Kinan harus menemukan kebenaran sebelum semuanya terlambat. Karena kali ini… bukan cuma nyawa yang jadi taruhan. Tapi juga persahabatan mereka. Dan mungkin— salah satu dari mereka adalah alasannya semuanya dimulai. 😈
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Hello, Mr. Mafia!
  • Bound to Him
  • Intel Bucin
  • Defiant [END]
  • Shadow in the Lab
  • Putri Mafia Yang Diremehkan
  • married to a cold-blooded mafia
  • Fraktal Rahasia
  • she's di ferrent
  • SEÑOR V [END]

Arunika Sandyakala, gadis 22 tahun yang tengah menikmati healingnya di Italia, tepatnya di kota Roma, harus bernasib sial karena tiba-tiba diculik oleh beberapa pria berbadan besar dan di sekap di ruang bawah tanah. Dia mengumpati nasib sial yang menimpanya. Kenapa harus berakhir sial menjadi tawanan salah tangkap? Bukannya takut hidupnya berakhir begitu saja di hadapan pria yang menjadi ketua Mafia terbesar di daratan Eropa itu, Arunika malah mengumpati pria pertengahan 30 tahun itu sejadi-jadinya. Matteo, pemimpin Mafia terkenal di daratan Eropa itu cukup takjub dengan gadis yang mengaku korban salah tangkap oleh bawahannya. Dia cukup takjub dengan keberanian Arunika yang meludahinya sembari mengumpat dengan suara melengking khas gadis itu, membuat telinganya pengang selama beberapa detik. "Kau salah tangkap bajingan! Lagi pula untuk apa aku menjadi mata-mata Mafia mu? Not my style sekali, tuan!" ••• This is my first story, don't plagiaze it!

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan