We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Lucid dream (Vol1 End)

Lucid dream (Vol1 End)

  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 3, 2026
WpInfo
Fiction
Fantasy
Ada orang yang tidur untuk beristirahat. Ada juga orang yang tidur untuk melarikan diri. Seilara termasuk yang kedua. Seilara tidak pernah benar-benar menyukai dunia nyata. Bukan karena dunia ini buruk... tapi karena hidupnya terasa seperti cerita yang ditulis dengan terlalu banyak luka. Rumah yang dulu penuh suara tawa kini hanya dipenuhi suara pintu yang dibanting. Orang tuanya bercerai dua tahun lalu. Sejak itu rumah terasa seperti bangunan kosong yang kebetulan masih dihuni manusia. Ibunya jarang bicara. Ayahnya bahkan jarang pulang. Dan Seilara... belajar diam. Di sekolah, orang-orang mengenalnya sebagai gadis yang aneh. Bukan karena dia melakukan sesuatu yang salah. Tapi karena dia selalu terlihat seperti tidak benar-benar berada di sana. Tatapannya sering kosong. Seperti seseorang yang sedang melihat dunia lain. Mungkin... memang begitu. Awalnya semua itu tidak sengaja. Suatu malam, Seilara tertidur sambil memikirkan satu hal sederhana. "Kalau aku bisa bikin dunia sendiri... pasti aku bikin dunia yang lebih baik dari ini." Lalu dia bermimpi. Di mimpi itu, dia berdiri di tengah padang rumput luas dengan langit berwarna ungu keemasan. Anginnya hangat. Rumputnya bergerak pelan seperti laut hijau. Dan untuk pertama kalinya dalam hidupnya... Seilara sadar. "Ini mimpi." Tapi dia tidak bangun. Dia tetap berdiri di sana. Dan tiba-tiba dia menyadari sesuatu yang aneh. Ketika dia mengangkat tangannya... Langit berubah warna. Ketika dia berpikir tentang bunga... Ribuan bunga muncul di sekelilingnya. Saat itulah Seilara menemukan sesuatu yang akan mengubah hidupnya. ( Lucid dream ) Kemampuan untuk sadar dan mengendalikan mimpi. Awalnya itu terasa seperti keajaiban. Setiap malam, Seilara pergi ke dunia yang ia buat sendiri.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Terjebak Di Novel Psycopath
  • The Wicked Wife's Past Strikes Back
  • Perfect Mom, Perfect Wife ♧END♧
  • Perfect Antagonist (end)
  • Binar Rembulan~Transmigrasi
  • The Grand Duke Obsession (END)
  • MORGAN
  • KENRA; Antagonis Pengganti
  • Transmigrated as the Villainous Omega Prince [ END ]

Lunaria dalam bahasa bunga memiliki arti kejujuran, ketulusan, dan juga kemakmuran. Seperti arti namanya, ia menjalani hidupnya penuh ketulusan hingga akhirnya bisa hidup dalam keadaan damai dan tenang. Meski orang-orang yang melihatnya mungkin menganggap kehidupan Luna membosankan dengan aktivitas berulang, tapi Luna menganggapnya sebaliknya. Saking damainya hidupnya sekarang, Luna tak berniat untuk menikah atau memiliki keturunan. Ia ingin hidup sendirian dalam waktu yang lama. Kesendirian adalah temannya. Setiap pulang bekerja ia akan bersenang-senang dengan teman-temannya atau langsung istirahat dan di hari minggu ia akan quality time dengan dirinya sendiri sembari membaca Novel atau menonton film. Yah, hidup Luna sangat damai hingga suatu malam dengan sekejap hidupnya berubah 180 derajat. Ia tiba-tiba memiliki suami dan seorang putra berusia sembilan tahun. Luna berusaha mencerna semuanya hingga ia sadar, ia terjebak didalam sebuah novel yang pernah ia baca beberapa minggu yang lalu. Ia terjebak menjadi salah satu tokoh yang memiliki nama yang sama dengannya, Lunaria. Salah satu tokoh sampingan antagonis yang mati di cerita karena dibunuh anak kandungnya sendiri. Luna berusaha untuk mencegah kematiannya dengan merubah alur Novel. Namun karena hubungan keluarga tokoh Novel yang amat sangat buruk dan tak sesuai idealisnya, ia akhirnya memilih cara lain, jika ia tidak bisa kembali ke kehidupannya yang semula ia akan kabur dari kediaman ini. Tapi semuanya sia-sia dan tidak sesuai rencana. "Jangan buat masalah lagi atau aku benar-benar akan memotong tendon kakimu kali ini." ancam suaminya dingin. Luna takut. Apa psikopat gila itu akan benar-benar membuatnya lumpuh? "Apa kamu meracuni makanan ini?" tanya anak laki-laki itu dengan tatapan penuh kecurigaan. "Aku tidak butuh!" ucapnya yang kemudian membanting piring didepannya kasar. Sudah cukup. Ia tidak bisa bertahan lagi menghadapi kegilaan pasangan ayah dan anak itu! S: 19-12-2023 P: 27/01/24

More details
WpActionLinkContent Guidelines